Skandal Terlarang Dua ASN Pengawas Sekolah Berujung Pemecatan

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Dua aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai pengawas sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi dijatuhi sanksi pemecatan. Keduanya terbukti terlibat hubungan terlarang hingga hidup bersama layaknya pasangan suami istri tanpa ikatan pernikahan.

Kasus ini mencuat ke publik setelah anak dari salah satu ASN menggerebek langsung ayahnya tengah tinggal serumah dengan ASN lain yang juga berstatus pegawai Pemkab Bogor. Momen tersebut bahkan direkam oleh sang anak dan beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman itu, terdengar suara sang anak yang muntah dan histeris saat menyaksikan perbuatan ayahnya, yang disebut telah berselingkuh di belakang ibunya sejak Juli 2025. Unggahan di media sosial juga mengungkap kekecewaan mendalam, termasuk tudingan bahwa ayahnya justru sempat menerima kenaikan pangkat, bukan sanksi, atas pelanggaran etik tersebut.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Jaya Gelar Halal Bil Halal dengan ASN dan Tokoh Masyarakat

Menindaklanjuti kasus tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memanggil kedua ASN terkait untuk menjalani pemeriksaan. Proses penelusuran dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir pelanggaran berat yang mencoreng marwah ASN, terlebih yang berkaitan dengan moral dan keteladanan di dunia pendidikan.

Baca Juga :  Disparekrafpora Latih Ketrampilan 40 Petani Durian Aceh Jaya 

“Tahapan sudah kami tempuh. Kemungkinan besar kita akan ambil langkah, salah satunya adalah pemberhentian dua-duanya,” ujar Rudy Susmanto dikutip dari detikcom.

Ia menambahkan, seluruh proses pemeriksaan administrasi telah dijalankan dan hampir rampung. “Tahapan pemeriksaan sudah dilakukan oleh BKPSDM Kabupaten Bogor, tahapan administrasi mudah-mudahan hari ini selesai,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya integritas dan etika bagi ASN, khususnya mereka yang mengemban tugas pengawasan di lingkungan pendidikan.

Berita Terkait

Sinergi Agung dari Ujung Barat Nusantara: KALAM PRABU Siap Hidupkan Ruh Kerajaan untuk Generasi Digital Indonesia
Sedekat Mata Putih dan Mata Hitam: KALAM PRABU Hubungkan Kerajaan Daya dan Generasi Digital Aceh
Sembilan Negeri Bersatu di Ujung Sumatera
SMP Darun Nizham Bangkit dari Banjir, Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana “SANTANA”
Antara Plat Kendaraan dan Langkah Kaki yang Hilang
Ini Yang Harus Dilakukan ASN PPPK Setelah Pelantikan dan Terima SK
Ini Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu
Arti Penting Mitigasi Bencana Dalam Industri Pariwisata dan Membangun Pariwisata Aceh Jaya Yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:33 WIB

Sinergi Agung dari Ujung Barat Nusantara: KALAM PRABU Siap Hidupkan Ruh Kerajaan untuk Generasi Digital Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Sedekat Mata Putih dan Mata Hitam: KALAM PRABU Hubungkan Kerajaan Daya dan Generasi Digital Aceh

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:19 WIB

Sembilan Negeri Bersatu di Ujung Sumatera

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:41 WIB

Skandal Terlarang Dua ASN Pengawas Sekolah Berujung Pemecatan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 00:02 WIB

SMP Darun Nizham Bangkit dari Banjir, Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana “SANTANA”

Berita Terbaru

Opini

Sepak Bola dan Wajah Baru Nasionalisme Anak Muda

Kamis, 18 Jun 2026 - 23:00 WIB

Opini

Kampus sebagai Tempat Menguji Nasionalisme

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:42 WIB