TAGACEH – Seratus wisatawan manca negara asal Malaysia dan Thailand, serta wisatawan dari 15 Provinsi di Indonesia mengunjungi situs wisata budaya Makam Po Teumeureuhom yang terletak di Gampong Gle Jong, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (21/5/2025).
Kedatangan rombongan wisatawan tersebut disambut langsung oleh Bupati Aceh Jaya, Safwandi, didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten serta Raja Daya, Teuku Saifulah.
Dalam kunjungan tersebut, para wisatawan berkesempatan menyaksikan langsung peraga prosesi adat khas Kerajaan Daya, yaitu Seumeunap dan Seumeuleng. Adat tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.
“Kehadiran wisatawan mancanegara ini menjadi bukti bahwa potensi budaya dan sejarah Aceh Jaya, khususnya warisan Kerajaan Daya, mampu menarik minat wisatawan luar negeri,” ujar Kepala Bidang Wisata Disparekrafpora Aceh Jaya, Munadi Yasalem.
Dengan hadirnya wisatawan mancanegara ini, Ia mengharapkan dapat memperkuat promosi wisata budaya dan sejarah Aceh Jaya ke kancah internasional, serta mendorong pelestarian tradisi-tradisi leluhur yang kaya akan nilai.
Ia mengatakan, wisatawan yang hadir mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat dan keunikan budaya yang mereka saksikan. Beberapa di antaranya bahkan menyatakan keinginan untuk kembali dan mengeksplorasi lebih jauh warisan sejarah dan kearifan lokal yang dimiliki Aceh Jaya.
Pemerintah daerah berharap kunjungan wisatawan akan terus meningkat, sekaligus mendorong upaya pelestarian nilai-nilai budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat lokal melalui pariwisata berbasis komunitas.
Kepala Bidang PUPK Budaya dan Pariwisata Provinsi Aceh, Ismail, menyarankan agar prosesi adat Seumeunap dan Seumeuleng dijadikan sebagai budaya berskala nasional.
” tujuannya untuk melestarikan warisan budaya Aceh sekaligus memperkenalkannya ke panggung budaya Indonesia dan dunia,” tutupnya.
Penulis : Redaksi









