Ketua TP PKK Aceh Jaya Sambangi Kementerian PPPA, Dorong Penguatan Perlindungan Anak

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Jaya, Ny. Desi Maulidar, menyambangi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta, Kamis (15/01/2026)

Kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan anak.

Selain itu, Kunjungan Ny. Desi dilatarbelakangi meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di Aceh Jaya sepanjang 2025. Berdasarkan data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), tercatat 13 kasus kekerasan terhadap anak, dengan mayoritas merupakan kekerasan seksual.

Ny. Desi Maulidar menegaskan bahwa isu perlindungan anak membutuhkan perhatian serius dan dukungan lintas sektor, termasuk penguatan kebijakan, pendampingan, serta edukasi berkelanjutan hingga ke tingkat keluarga dan desa.

Baca Juga :  Peringati Isra Miraj, Pj Bupati ajak Masyarakat Tingkat Keimanan

Kasus kekerasan terhadap anak menjadi alarm bagi kita semua. Keluarga adalah benteng pertama, namun negara juga harus hadir melalui sistem perlindungan yang kuat dan berkelanjutan, ujar Desi Maulidar di sela pertemuan dengan jajaran Kementerian PPPA.

Dalam pertemuan tersebut, TP PKK Aceh Jaya mendorong adanya sinergi program antara pusat dan daerah, khususnya dalam peningkatan kapasitas kader PKK, penguatan peran UPTD PPA, serta perluasan jangkauan sosialisasi perlindungan anak hingga ke tingkat desa.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis komunitas dan nilai keagamaan sebagai langkah preventif. Menurutnya, kolaborasi dengan tokoh agama dan lembaga kemasyarakatan menjadi strategi efektif dalam membangun kesadaran bersama terkait bahaya kekerasan terhadap anak.

Baca Juga :  Bapperida Gelar PENA JAYA 2025, Ini Daftar Instansi Peraih Penghargaan Inovasi

Kami berharap adanya dukungan program dan fasilitasi dari Kementerian PPPA agar upaya pencegahan tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi benar-benar dirasakan oleh keluarga dan anak-anak di desa, katanya.

Ny. Desi Maulidar menambahkan, TP PKK Aceh Jaya akan terus mendorong peran aktif keluarga melalui pola komunikasi yang sehat dan pengasuhan yang aman, sehingga anak-anak memiliki ruang untuk terbuka dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dan Kementerian PPPA dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi tumbuh kembang anak.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Aceh Jaya Tercepat Rampungkan Penyaluran Dana Desa 2026
Pemkab Aceh Jaya Buka Pendaftaran Calon Keuchik, Ini Jadwal dan Tahapannya
Kemitraan Emas Inovator Aceh Jaya Antarkan SIABANG AJAY Raih HKI Kemenkumham RI
Juanda Nahkodai RAPI Aceh Jaya, Wabup Singgung Peran Penting Saat Penanggulangan Bencana 
Asyik Ngopi di Warkop Saat Jam Kerja, 14 Pegawai Aceh Jaya Terjaring Razia Satpol PP
Bupati Antar Tugas 5 Kepala Dinas yang Baru Dilantik
Pemkab Aceh Jaya Launching Penggunaan IBC dalam Pengelolaan Dana Desa
Pemkab Aceh Jaya dan RSU Cempaka Lima Banda Aceh Teken Kerjasama

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:54 WIB

Aceh Jaya Tercepat Rampungkan Penyaluran Dana Desa 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemkab Aceh Jaya Buka Pendaftaran Calon Keuchik, Ini Jadwal dan Tahapannya

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:49 WIB

Kemitraan Emas Inovator Aceh Jaya Antarkan SIABANG AJAY Raih HKI Kemenkumham RI

Senin, 11 Mei 2026 - 22:09 WIB

Juanda Nahkodai RAPI Aceh Jaya, Wabup Singgung Peran Penting Saat Penanggulangan Bencana 

Senin, 11 Mei 2026 - 17:30 WIB

Asyik Ngopi di Warkop Saat Jam Kerja, 14 Pegawai Aceh Jaya Terjaring Razia Satpol PP

Berita Terbaru

Pemkab Aceh Jaya

Aceh Jaya Tercepat Rampungkan Penyaluran Dana Desa 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 20:54 WIB

Pendidikan

Ketua STAIN Meulaboh Isi Ceramah Agama di Brunei Darussalam

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:32 WIB