Disdikbud Aceh Jaya Gelar FGD Budaya Masuk Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAG ACEH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Jaya menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Budaya Masuk Sekolah (Bu Kulah) untuk memperkuat implementasi budaya lokal di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 18-21 November 2024 di Aula Disdikbud, Desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Jaya, T. Khairullah, mengatakan kegiatan ini mengusung tema Edukasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal Aceh Jaya, menghadirkan pemateri-pemateri berkompeten, antara lain Dr. Muliadi Kurdi, Dr Septhia Irnanda, Dr. Asriani, dan Septian Fatianda, M.Hum.

Baca Juga :  Pasien Tuding Kapus Arogan, Wabub Aceh Jaya Sidak Puskesmas Lamno 

“FGD ini menjadi upaya strategis untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal Aceh Jaya kepada generasi muda melalui jalur pendidikan,” ujarnya.

Ia mengatakan acara ini diikuti oleh 90 peserta yang terdiri dari Guru SD, Guru SMP, Guru TPA, tokoh pendidikan, tokoh adat, tokoh agama, hingga budayawan. Mareka diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

Adapun materi yang disampaikan seperti Definisi, Signifikansi dan Tujuan Edukasi Kearifan Lokal, pengenalan bentuk -bentuk kerarifan lokal, bahasa dan dialek, manuskrip, budaya, pengetahuan dan teknologi tradisional, permainan rakyat dan olahraga tradisional. Kemudian sesi diskusi dan Tanya Jawab.

Baca Juga :  Ekonomi Diharapkan dapat Bergerak Melalui Bumdesma

Sebagaimana hasil turunan Qanun nomor 6 tahun 2019 tentang penyelenggaraan pendidikan, Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam melestarikan budaya Aceh serta memperkuat identitas lokal di tengah arus globalisasi.

Melalui kegiatan FGD Bu Kulah, T Khairullah mengharapkan diskusi dapat menghasilkan Buku mulok (muatan lokal) sebagai acuan bagi satuan pendidikan (guru, kepala sekolah, dan komite sekolah) dalam pengembangan muatan lokal oleh masing-masing satuan Pendidikan.

Berita Terkait

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tingkatkan Pengawasan Qanun Syari’at Islam Melalui Patroli Persuasif
Pilchiksung Aceh Jaya 2026: 239 Calon Keuchik Resmi Ditetapkan di 98 Gampong
STAIN Meulaboh Borong Medali SeIBa International Festival 2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Jaya Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
168 Keuchik Aceh Jaya Ditegur karena Lambat Ajukan ADG Tahap III
Bupati Aceh Jaya Tekankan Penguatan Akhlak Generasi Muda dalam Pembangunan Aceh
Bupati Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak Dihari Pertama Sekolah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:18 WIB

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tingkatkan Pengawasan Qanun Syari’at Islam Melalui Patroli Persuasif

Senin, 13 Juli 2026 - 10:55 WIB

Pilchiksung Aceh Jaya 2026: 239 Calon Keuchik Resmi Ditetapkan di 98 Gampong

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

STAIN Meulaboh Borong Medali SeIBa International Festival 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:28 WIB

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:16 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Jaya Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada

Berita Terbaru

Pendidikan

Ketua STAIN Meulaboh Kunjungi Jabatan Mufti Negeri Terengganu

Rabu, 22 Jul 2026 - 13:42 WIB