Didampingi Bupati, Wamen PKP Tinjau Lokasi Pembangunan Rumah Nelayan di Aceh Jaya

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Bupati Aceh Jaya Safwandi, S.Sos., M.A.P bersama Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z, SE mendampingi kunjungan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah ke Gampong Mata Ie (Babah Nipah), Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu sore (25/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau rencana lokasi pembangunan Perumahan Nelayan dan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya mendorong kebangkitan kawasan pesisir serta peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di Aceh Jaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI, Prof.Dr. Zamanhuri, Bupati Aceh Besar Syeh Muharram, Walikota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, Plt Sekretaris Daerah Aceh Jaya, Masri, SE., M.Si, Unsur Forkopimda Aceh Jaya, para staf ahli, para asisten, kepala SKPK terkait, Camat Sampoiniet, dan unsur terkait lainnya.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan Forkopimda ini menunjukkan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan kawasan nelayan di wilayah pesisir tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen PKP, Fahri Hamzah menyampaikan kedekatan emosionalnya dengan Aceh yang telah terjalin sejak lama. Ia mengungkapkan, pada masa Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dirinya pernah diutus untuk membawa bantuan dari masyarakat Jepang bersama asosiasi Indonesia-Jepang untuk masyarakat Aceh.

“Saya punya kedekatan sejarah dengan Aceh. Dulu, saat zaman Presiden Gus Dur, saya pernah diutus untuk bertemu dan membawa bantuan dari masyarakat Jepang. Jadi, bagi saya, Aceh ini sangat dekat,” ujarnya.

Baca Juga :  Apel Pagi di Dinas Pendidikan Dipimpin Pj Bupati Aceh Jaya

Menurutnya, kawasan pesisir seperti Mata Ie memiliki nilai sejarah dan strategis yang sangat besar bagi masa depan Indonesia. Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara maritim dengan garis pantai yang sangat panjang dan kehidupan masyarakatnya sejak awal bertumpu pada peradaban pesisir.

“Kita ini bangsa pesisir. Awal peradaban Indonesia lahir dari laut, dari sungai, dari kawasan pantai. Karena itu, saya membayangkan Mata Ie ini bisa menjadi monumen kebangkitan masyarakat pesisir, tempat saudara-saudara kita kembali ke kampungnya sendiri, bangkit menjadi nelayan sesungguhnya, dan menghidupi kawasan ini agar berkontribusi bagi nasional,” katanya.

Fahri Hamzah juga menegaskan bahwa pembangunan kampung nelayan merupakan bagian dari visi Presiden untuk membangun Indonesia dari pinggiran, bukan hanya dari pusat kota.

“Presiden ingin desa tumbuh, pesisir tumbuh, nelayan dan petani tumbuh. Jangan hanya kota yang berkembang. Karena itu, kami siap membantu Pak Bupati dan Ketua DPRK Aceh Jaya melalui kerja sama lintas kementerian, mulai dari Kementerian PU, Kementerian Kelautan, Pariwisata, Kementerian Desa, hingga Kementerian Perumahan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya Safwandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap harapan masyarakat Gampong Mata Ie yang selama ini mendambakan pembangunan kawasan nelayan yang representatif.

Baca Juga :  22 Dayah di Aceh Jaya Dapat Bantuan Komputer dan Printer

“Kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Wamen yang telah hadir langsung ke Aceh Jaya bersama Pak Prof. Ini merupakan tindak lanjut dari harapan dan impian masyarakat Mata Ie. Kehadiran Bapak Wamen menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam melihat langsung kondisi dan potensi kawasan ini,” ujar Safwandi.

Ia menyebutkan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting karena kawasan tersebut sudah cukup lama belum tersentuh perhatian langsung dari pemerintah pusat pada level kementerian.

“Sudah lama kawasan ini tidak mendapatkan perhatian langsung seperti hari ini. Bahkan sekarang langsung ditinjau oleh Bapak Wamen. Ini menjadi harapan besar bagi pemerintah daerah agar pembangunan Kampung Nelayan Mata Ie benar-benar dapat terwujud,” katanya.

Bupati berharap pembangunan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat nelayan setempat, tetapi juga menjadi destinasi unggulan baru bagi Aceh Jaya yang dapat dinikmati seluruh masyarakat Aceh.

“Semoga pembangunan ini berguna bagi Gampong Mata Ie, bagi masyarakat nelayan, dan secara umum untuk Aceh Jaya. Ini bukan hanya soal kampung nelayan, tetapi juga bisa menjadi destinasi daerah yang terintegrasi dengan pembangunan pesisir dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Provinsi Aceh,” tutupnya. (ADV)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Juanda Nahkodai RAPI Aceh Jaya, Wabup Singgung Peran Penting Saat Penanggulangan Bencana 
Asyik Ngopi di Warkop Saat Jam Kerja, 14 Pegawai Aceh Jaya Terjaring Razia Satpol PP
Bupati Antar Tugas 5 Kepala Dinas yang Baru Dilantik
Pemkab Aceh Jaya Launching Penggunaan IBC dalam Pengelolaan Dana Desa
Pemkab Aceh Jaya dan RSU Cempaka Lima Banda Aceh Teken Kerjasama
Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 
Dorong Data Berkualitas, Aceh Jaya Resmi Mulai Evaluasi Statistik Sektoral 2026
Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Tunjuk 5 Pelaksana Tugas

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:09 WIB

Juanda Nahkodai RAPI Aceh Jaya, Wabup Singgung Peran Penting Saat Penanggulangan Bencana 

Senin, 11 Mei 2026 - 17:30 WIB

Asyik Ngopi di Warkop Saat Jam Kerja, 14 Pegawai Aceh Jaya Terjaring Razia Satpol PP

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:40 WIB

Bupati Antar Tugas 5 Kepala Dinas yang Baru Dilantik

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:52 WIB

Pemkab Aceh Jaya Launching Penggunaan IBC dalam Pengelolaan Dana Desa

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:49 WIB

Pemkab Aceh Jaya dan RSU Cempaka Lima Banda Aceh Teken Kerjasama

Berita Terbaru

News

Viral, Kerbau Albino ini Dijuluki “Donald Trump”

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:10 WIB

News

SMAN 1 Pontianak Tolak Final Ulang LCC MPR 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:59 WIB

Feature

Membasuh Luka Perpisahan dengan Hujan Buatan

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:46 WIB