TAGACEH – Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Provinsi Aceh bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh resmi melaunching festival Madrasah Young Researchers Aceh (MYRA) 2025 di Aula PLHUT Kemenag Aceh Tengah, Kamis malam (14/8/2025).
Kegiatan ini dirangkai dengan pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pertama PGM Aceh yang dibuka Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, disaksikan para guru perwakilan madrasah dari 23 kabupaten/kota Aceh, dan pemangku kebijakan pendidikan madrasah baik secara luring maupun daring.
Azhari menegaskan MYRA menjadi wadah strategis menumbuhkan budaya riset di kalangan pelajar madrasah sekaligus membekali mereka keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan solutif.
“Madrasah harus menjadi pelopor lahirnya generasi yang cerdas, inovatif, dan berdaya guna,” ujarnya.
Ketua Panitia, Nurmahni Harahap, mengatakan festival MYRA 2025 mengusung tema “Menumbuhkan generasi peneliti yang unggul, ramah, terintegrasi, inovatif, dan solutif dalam menguatkan Asta Protas Kemenag RI menuju Indonesia Emas.”
“Ajang ini bukan hanya lomba, tetapi ruang belajar agar siswa madrasah berani bermimpi, meneliti, dan menghadirkan solusi nyata untuk masyarakat,” ungkap Nurmahni.
Berikut rangkaian kegiatan MYRA 2025:
1. Persiapan
2. Sosialisasi melalui kanal daring dan luring.
3. Pendaftaran dan Uploud Proposal dimulai dari 01 Agustus s/d 15 September 2025.
4. Bimbingan Teknis (Bimtek) Peserta dan Pembimbing MYRA yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru pembimbing MA dan MTs Negeri dan Swasta di seluruh Provinsi Aceh.
5. Pengunggahan Proposal Penelitian.
6. Seleksi Proposal / Seleksi Administratif dan Penilaian Proposal.
7. Presentasi Semifinal
8. Bimbingan Teknis (Bimtek) Peserta dan Pembimbing Finalis MYRA
9. Pelaksanaan Penelitian dan Penulisan Laporan Hasil
10. Pengunggahan Karya Tulis Ilmiah (KTI) Final
11. Presentasi Finalis
12. Pelaksanaan Grand Final Presentasi dan Expo Hasil Penelitian serta Apresiasi Juara MYRA Tahun 2025.
Kompetisi ini terbagi dalam tiga bidang. Pertama, Matematika, Sains, dan Teknologi. Kedua, Ilmu Sosial dan Humaniora. Ketiga, Ilmu Keagamaan Islam. Total 36 juara akan dipilih dari jenjang MTs dan MA se-Aceh.
Penulis : Redaksi









