TAG ACEH — Dayah Darul Muta’allimin menggelar Lomba Kreativitas Santri (LKS) ke-XIII pada 10–18 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Dayah Darul Muta’allimin, Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat, ini menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, dan memperkuat pemahaman keagamaan.
Mengusung tema “Rasulullah di Hati, Akhlak Mulia dalam Diri”, pembukaan LKS XIII berlangsung pada Sabtu (10/10/2026) malam pukul 20.30 WIB.
Ketua Panitia LKS XIII, Tgk. Muntaza Fajri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan kreativitas di berbagai bidang.
Ia mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga adab selama kompetisi berlangsung.
“Panitia tidak hanya menjadikan LKS XIII sebagai ajang meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter santri. Semangat belajar, persaudaraan, dan keteladanan Rasulullah SAW perlu menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di lingkungan dayah.” Lanjut Tgk. Muntaza.
Ia berharap seluruh rangkaian perlombaan dapat mendorong santri meningkatkan prestasi sekaligus menerapkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
LKS XIII berlangsung selama sembilan hari dengan berbagai cabang perlombaan yang terbagi dalam kategori internal dan eksternal. Berdasarkan susunan dewan hakim, terdapat 14 cabang atau kategori lomba yang mencakup bidang keagamaan, bahasa, seni, dan pengetahuan.
Cabang perlombaan tersebut meliputi pidato bahasa Indonesia, tartil Al-Qur’an, tilawah, kaligrafi, syarhil Qur’an, tahfiz Al-Qur’an lima juz, cerdas cermat, hafalan surat pendek, fahmil kutub, qira’atul kutub, muhadasah bahasa Arab, dan matan Taqrib.
“Salah satu agenda yang menjadi bagian dari rangkaian LKS XIII adalah lomba tahfiz Al-Qur’an lima juz tingkat Asia Tenggara. Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung secara daring pada Sabtu (17/10) tersebut diikuti santri dari lima negara, yakni Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Kamboja.” Jelas Tgk. Muntaza Fajri.
Keikutsertaan peserta dari lima negara tersebut memperluas jangkauan kompetisi sekaligus memberikan kesempatan bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan menghafal Al-Qur’an di tingkat regional.
Panitia juga menetapkan dewan hakim untuk setiap cabang perlombaan guna melakukan penilaian sesuai bidang masing-masing. Penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas pengalaman dalam berkompetisi.
Melalui LKS XIII, Dayah Darul Muta’allimin mengangkat pentingnya meneladani Rasulullah SAW, terutama dalam membangun karakter dan akhlak mulia. Tema yang diusung menekankan bahwa pencapaian prestasi perlu berjalan seiring dengan pembentukan kepribadian yang baik.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir pada Minggu (18/10/2026) melalui acara penutupan, pembagian hadiah kepada para pemenang, serta ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW.
Penulis : Redaksi









