TAGACEH – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh mewisuda 109 lulusan angkatan XVI Tahun Akademik 2023/2024 di Aula Gedung Pendidikan Terintegrasi kampus setempat. Kamis, 27 Februari 2024.
Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. H. Syamsuar, M.Ag menjelaskan adapun lulusan yang diwisuda terdiri dari Jurusan Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 56 orang, Syariah dan Ekonomi Islam 43 orang dan Dakwah dan Komunikasi Islam 10 orang.
Dari jumlah keseluruhan tersebut, ada tiga lulusan dengan predikat terpuji, yaitu Siti Wardina dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurusan Tarbiyah dan Keguruan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.91, Nurul Sucia lulusan Prodi Hukum Tata Negara Islam Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam dengan IPK 3,84 dan Nelva Sofia dari Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam dengan IPK 3.95.
Sambungnya, lulusan yang sudah diwisuda hari ini harus mulai mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja. Karena dalam mencari pekerjaan kerap kali prestasi dan nilai selama kuliah tidak dapat dijadikan patokan utama, tetapi relasi yang luas atau jejaring yang kita bangun semasa kuliah akan membantu cepat atau tidaknya anda memperoleh pekerjaan.
Turut berhadir Prof. Dr. KH. Wawan Wahyuddin, M.Pd, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai orator ilmiah dalam, Wakil ketua II DPRK Aceh Barat, Kapolres, Kodim, Kankemenag Aceh Barat, Kepala LPP RRI Meulaboh dan Sekretaris Daerah (SEKDA) mewakili Bupati.
Sekda Aceh Barat, Marhaban dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Aceh Barat mengapresiasi berbagai langkah strategis STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, yang terus berupaya mengembangkan mutu pendidikan tinggi guna melahirkan lulusan-lulusan baru sebagai sumber daya yang unggul dan kompeten.
Disamping itu, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh saat ini sudah memiliki dua gedung baru yaitu gedung Integrasi yang digunakan hari ini dan juga gedung jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam. Tentu dua gedung baru ini sebagai menjadi semangat baru bagi STAIN untuk terus melakukan pembenahan dan perubahan untuk kemajuan kampus.
STAIN juga sudah melakukan kerjasama dengan kampus internasional di Malaysia, Thailand dan juga Sudan. Hal ini merupakan wujud agar kampus STAIN di kenal di manca Negara dan sedang berjuang untuk membuka tiga prodi pascasarjana.
“Saat ini kita sedang berjuang untuk membuka tiga prodi pascasarjana yaitu prodi studi islam, prodi manajemen pendidikan islam dan ekonomi syariah dan Alhamdulillah kita hanya menunggu hasilnya karena di asesmen lapangan oleh pihak asesor”, tutupnya.