TagAceh – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Darun Nizham menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengelolaan dan Pengembangan Inovasi pada Rabu, 13 Mei 2026 di sekolah setempat.
Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Pemeriksaan Perempuan Nasional dan Hari Perdagangan yang Adil Sedunia. Acara ini tidak sekadar di atas kertas. Pertemuan ini melahirkan gerakan nyata yang menyatukan dunia pendidikan, kesehatan, dan perencanaan daerah. Kolaborasi ini melibatkan SMP Darun Nizham, UPTD Puskesmas Teunom, dan Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Aceh Jaya.
Sinergi 9 Tim Inovasi yang siap bergerak melakukan tata kelola secara profesional. Tujuh tim berasal dari SMP Darun Nizham, sementara dua tim lainnya merupakan inovasi unggulan dari UPTD Puskesmas Teunom. Model pengelolaan inovasi ini terbilang sangat unik. Setiap inovasi dikawal oleh Tim Khusus (Timsus) mandiri yang terdiri dari: Koordinator sebagai pengarah program. Operator sebagai pengelola data. Tim Teknis yang diisi oleh 3 orang guru profesional dan dua Orang Siswa Pilihan yang memiliki bakat di bidang inovasi terkait.
Keterlibatan langsung para siswa menjadi bukti nyata bahwa inovasi di sekolah ini tidak hanya digerakkan oleh guru, tetapi juga mengakar pada kreativitas generasi muda.
Amunisi 7 HKI dari Kemenkumham telah dikantongi SMP Darun Nizham tampil percaya diri tahun ini. Sekolah membawa modal kuat berupa tujuh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) resmi dari Kemenkumham RI.
Ketujuh inovasi unggulan tersebut adalah: PANGERAN DOCSAN (Pembinaan Generasi Sadar Kesehatan), SIRAMBI (Sekolah Islam Berbasis Industri), SANTANA (Sekolah Aman Tangguh Bencana), SANDARAN (Santri Sadar Kebakaran), SIPUTRI (Silaturrahmi Peusijuek Santri), SIDULANG KAYU (Siswa Cerdas Daur Ulang Kayu) dan JUMPA SAHABAT (Jumat Shalawatan, Yasinan, dan Tausiah).
Kepala SMP Darun Nizham, Ridwan, S.Pd.I., MA., M.Pd., membuka langsung kegiatan dengan semangat berapi-api. Kandidat Doktor Pendidikan Pascasarjana UIN Ar-Raniry ini memamerkan lembaran sertifikat HKI dari masing-masing kelompok di depan forum. Ia juga membagikan riwayat proses serta metode penginputan bahan HKI di sistem Kemenkumham. Langkah ini langsung memotivasi seluruh peserta yang hadir.
Kemitraan segitiga emas menjadi langkah strategis SMP Darun Nizham semakin kokoh dengan menggandeng mitra lintas sektor. Sekolah memperbarui nota kesepahaman (MoU Revisi) yang telah dirintis sejak tahun 2023 dengan UPTD Puskesmas Teunom. Hubungan ini diperkuat dengan kehadiran Kabid Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Aceh Jaya. Sinergi ini membentuk “Kemitraan Segitiga Emas”. Fokus utamanya adalah pada akurasi pendataan serta pengembangan inovasi yang berdampak luas bagi percepatan pembangunan daerah.
UPTD Puskesmas Teunom ikut menerjunkan dua inovasi andalan mereka dalam BIMTEK ini, yaitu REHAT GESIT dan PAKAI BATAS.
”Kami siap memfasilitasi, berbagi, dan mendukung penuh kegiatan inovasi ini dengan semangat menggebu. Kita harus saling bantu satu sama lain,” ujar Kabid Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Aceh Jaya, Ibu Masri Annur Salmi, S.Si., MM., dalam sambutannya.
Turut hadir Ketua Tim Inovasi Puskesmas Teunom, Ibu Ida Hafni, SKM, bersama tim andalannya. Tim ini merupakan komando di balik keberhasilan Puskesmas Teunom meraih juara kedua terbaik dalam ajang bergengsi Pena Jaya (Penganugerahan Peningkatan Inovasi Aceh Jaya).
Diskusi Hangat dan Berbagi Tips HKI menjadikan suasana BIMTEK terasa hidup saat sesi diskusi kelompok dimulai. Ida Hafni bersama Rita dari tim inovasi Puskesmas memberikan penekanan penting mengenai kecepatan dan ketepatan eksekusi sebuah inovasi. Diskusi berlangsung sengit namun mencerahkan, membuka banyak sekat pemikiran, dan memantik kembali semangat yang sempat terpendam. Sebagai tuan rumah, Ridwan ikut ambil bagian dalam memetakan peluang dan teknik percepatan inovasi.
Kehadiran tim ahli dari Litbang Bapperida Aceh Jaya memberikan titik terang bagi peserta. Mereka memberikan bimbingan teknis langsung mengenai penyusunan proposal inovasi yang tajam, pemenuhan indikator penunjang, hingga target agar seluruh inovasi mitra mengantongi HKI.
Dalam kesempatan ini, SMP Darun Nizham ditunjuk sebagai mentor untuk berbagi tips dan teknik sukses mendapatkan 7 HKI sekaligus dari Kemenkumham. Pengalaman ini berharga bagi mitra sekolah dan Puskesmas yang ingin melegalkan karya intelektual mereka demi melaju ke panggung kompetisi Pena Jaya berikutnya.
Penghargaan bertepatan hari besar dunia menjadikan pertemuan ini sangat emosional berkat adanya sesi pemberian penghargaan khusus. Bertepatan dengan Hari Pemeriksaan Perempuan Nasional dan Hari Perdagangan Adil Sedunia, Dewan Pengembang Inovasi SMP Darun Nizham memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tokoh perempuan dan mitra strategis.
Penghargaan diberikan kepada Ibu Masri Annur Salmi, S.Si., MM. beserta Staf Bapperida, sebagai Fasilitator Inspiratif Inovasi Aceh Jaya. UPTD Puskesmas Teunom, sebagai Mitra Strategis Pengembangan Inovasi. Ibu Shabrina, S.Si., M.Si. (Guru SMP Darun Nizham), selaku pencipta inovasi SIDULANG KAYU. Ia menerima piagam HKI atas ide kreatifnya mendaur ulang kayu.”Siapa pun gurunya yang menciptakan inovasi, saya akan berikan apresiasi tertinggi. HKI ini sah dan berlaku seumur hidup bagi penciptanya,” tegas Ridwan dengan penuh keseriusan.
Kehangatan dari guru purna tugas menjadi simpul keberhasilan acara, Ibu Fittri Suzanni, S.Pd.I., selaku Bidang Humas sekolah. Dengan persiapan matang, ia mengoordinasikan seluruh administrasi dan teknis acara yang melibatkan siswa, guru, tim medis, hingga tim ahli Bapperida.
Fittri mengaku sangat haru menyajikan keharmonisan kemitraan ini. Baginya, hubungan ini terasa sangat elegan karena sekolah tidak pernah melupakan jasa para guru yang telah pensiun.
“Bahkan dengan guru yang sudah purna tugas, tim kami masih menjalin kemitraan erat. Mereka adalah pejuang pendidikan dengan seribu pengalaman. Ide, saran, dan bimbingan mereka terus hidup bersama kami. Mereka adalah mitra sekaligus orang tua kedua yang bijak dalam segala situasi,” ungkap Fittri dengan mata berkaca-kaca.
Sebagai wujud penghormatan, sekolah menyediakan piagam penghargaan serta bingkisan cendera mata khusus kepada dua guru purna tugas Bapak Sulaiman, S.Pd. dan Ibu Farida, S.Pd. Keduanya dinobatkan sebagai Motivator Inspiratif Inovasi Darun Nizham karena terus menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga sekolah untuk tiada henti berkreasi.
Simbol manis madu penawar dalam momen paling menyentuh terjadi pada sesi penutupan. Kedua guru purna tugas maju memberikan kado kejutan yang tak ternilai harganya bagi pihak sekolah. Ibu Farida dan Bapak Sulaiman—yang dikenal sebagai salah satu coaching inovasi terbaik—menyerahkan kado istimewa dan madu lebah murni.
Ridwan menerima kado tersebut dengan rasa terima kasih yang mendalam. Baginya, madu murni tersebut bukan sekadar oleh-oleh biasa, melainkan sebuah simbol filosofis yang sangat dalam.”Ini adalah simbol dari hati yang tulus, yang menghasilkan budi manis ibarat madu dengan seribu penawar,” tutur Ridwan.
Sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasih atas kemitraan elegan yang telah terbangun, madu tersebut juga dibagikan kepada Ibu Masri Annur Salmi dari Bapperida.
Madu ini menjadi pengingat manisnya perjuangan bersama, mulai dari tahap rintisan awal di tahun 2023 hingga kini sukses melangkah bersama di panggung juara yang bergengsi.
BIMTEK kali ini membuktikan bahwa inovasi terbaik tidak lahir dari ambisi individu di atas kertas. Inovasi sejati lahir dari ketulusan hati, kerja keras kolektif, dan komitmen untuk saling mendukung demi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan daerah Aceh Jaya.
Penulis : Ridwan MA









