TAGACEH – Suasana penuh kebanggaan menyelimuti acara wisuda Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Sabtu (20/9/2025) ketika salah satu mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian, dinobatkan sebagai lulusan terbaik (Cumlaude) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4.00.
Tak hanya itu, ia juga tercatat sebagai lulusan pertama dari Program Studi Magister Ilmu Pertanian UTU yang baru dibuka beberapa tahun lalu.
Namanya Dwi Purnomo, S.P., M.P berasal dari Desa Gunong Meunasah, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya.
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah yang membanggakan, tidak hanya baginya, tetapi juga bagi Fakultas Pertanian dan Universitas Teuku Umar secara keseluruhan.
Dalam pidato sambutannya, Rektor Universites Teuku Umar, Prof. Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian tersebut.
” Perjalanan studi di jenjang magister bukanlah jalan yang mudah. Tantangan akademik yang kompleks, riset yang mendalam, serta tuntutan untuk berpikir kritis dan solutif menjadi bagian dari proses yang harus dijalani setiap hari.” kata Prof. Ishak Hasan.
Namun, di balik itu semua, mahasiswa terbaik ini membuktikan bahwa dengan konsistensi, kedisiplinan, dan komitmen terhadap kualitas, prestasi luar biasa bisa diraih.
Dengan IPK 4.00, ia membuktikan keunggulan akademik yang tak terbantahkan. Setiap mata kuliah dijalani dengan serius, setiap tugas dan penelitian dikerjakan dengan dedikasi, dan setiap tantangan dijadikan peluang untuk berkembang.
Ia juga dikenal aktif dalam berbagai diskusi ilmiah, seminar, dan kegiatan akademik lainnya yang turut membentuk karakternya sebagai insan akademik yang berintegritas.
” Tidak hanya unggul dalam capaian akademik, lulusan ini juga menjadi contoh nyata dari sinergi antara ilmu dan nilai-nilai pengabdian,” tambahnya.
Penelitian tesisnya yang fokus pada pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah pesisir Barat Aceh menjadi bukti nyata kepeduliannya terhadap permasalahan lokal dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
Sebagai lulusan pertama dari Program Studi Magister Ilmu Pertanian, kata Rektor, Dui Purnomo telah menorehkan sejarah baru. Ia bukan hanya menjadi perintis, tetapi juga inspirasi bagi adik-adik tingkat dan generasi selanjutnya yang akan mengikuti jejaknya.
Koordinator S2 Magister Ilmu Pertanian : Dr. Dewi Fithria, S.P., M.P menyampaikan rasa bangga dan harapan besar agar pencapaian ini menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh mahasiswa.
Ia menyebut bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa program studi yang baru dirintis telah mampu melahirkan lulusan berkualitas tinggi, siap bersaing, dan memiliki visi besar untuk kemajuan sektor pertanian, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Di era globalisasi dan tantangan multidimensi saat ini, semangat belajar harus terus dijaga.
” Keberhasilan sang lulusan terbaik ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk membuka pintu masa depan yang cerah. Setiap mahasiswa dituntut untuk tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga menjadikan ilmu tersebut sebagai alat untuk membangun masyarakat dan bangsa,” ucapnya.
Dalam wawancara, Dwi Purnomo menyampaikan bahwa keberhasilan yang ia raih bukanlah hasil instan. Banyak malam tanpa tidur, perjuangan melewati tekanan akademik, hingga waktu yang dikorbankan demi menyelesaikan penelitian dengan sebaik-baiknya.
“Namun semuanya terbayar ketika melihat hasil jerih payahnya membuahkan kebanggaan, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarga, dosen pembimbing, dan institusi,” ucapnya dengan penuh haru.
Pemuda kelahiran 1996 itu mengungkapkan, jika prestasi ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang perjalanan, ketekunan, dan dedikasi terhadap ilmu pengetahuan dan kemajuan daerah.
“Pencapaian hasil kerja keras, semangat belajar yang tak pernah padam, serta tekad untuk memberi kontribusi positif bagi lingkungan,” jelasnya.
Dia berharap, keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh mahasiswa dan lulusan untuk terus menorehkan prestasi, serta menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai cahaya yang menerangi jalan pembangunan bangsa.(*)
Penulis : Redaksi









