Atasi Ternak Berkeliaran di Jalan Raya, Yara Perwakilan Aceh Jaya Sarankan Solusi Ini

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAG ACEH – Kepala Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Jaya, Sahputra, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya mencari solusi konkrit untuk mengatasi ternak yang berkeliaran di jalan raya di daerah itu.

Sebab, persoalan hewan ternak di jalan raya tidak cukup diatasi dengan menangkap hewan ternak saja, karena setelah ditangkap hewan tersebut berkeliaran lagi.

Sahputra juga menyampaikan apresiasi tugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) yang rutin menangkap ternak berkeliaran di jalan raya dan fasilitas umum selama ini.

Namun, kata dia, kegiatan personel Satpol PP tersebut hanya bersifat sementara.

Baca Juga :  Muslem D Salurkan Bantuan untuk 132 Santri Aceh Jaya Terdampak Banjir dan Longsor

Sebaiknya, ucap Sahputra, Pemkab mencari solusi permanen dengan cara melihat permasalahannya, apakah masalahnya tentang cara pengelolaan peternakannya atau apa kendala masyarakat peternak selama ini.

” regulasi di Aceh Jaya ada Qanun khusus yang mengatur tentang Penertipan Hewan ternak No. 11 tahun 2021, artinya secara regulasi harusnya tidak ada lagi hewan ternak berkeliaran di jalan raya, oleh karena itu pemerintah harus mencari solusi konkrit sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” tambahnya.

Dengan adanya solusi konkrit ini diharapkan dapat meminimalisirkan kemungkinan terjadinya kecelakaan, antara pengguna jalan dengan ternak warga di Aceh Jaya.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Jaya Hadiri HUT ke-62 PWRI Aceh Jaya

“Jika terjadi kecelakaan, baik pengguna maupun pemilik ternak, sama-sama akan dirugikan. Bahkan, nyawa pun jadi taruhannya,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal itu, Sahputra menyarankan pemerintah dapat menyiapkan lahan untuk dijadikan lahan gembala ternak di beberapa lokasi yang memiliki basis produksi peternakan sapi, kambing dan lain-lain, yang teknisnya dapat di bahas oleh dinas terkait dengan melibatkan kelompok masyarakat peternak.

“Hal itu kita yakini menjadi solusi bagi mayarakat yang memiliki ternak yang selama ini sulit cari rumput dan tampat gembala karena sudah banyak lahan warga, Ini salah satu bagian dari pemberdayaan,” tutupnya.

Berita Terkait

Institusi Dzurriyat Radja Sultan Se-nusantara Iktirafkan Pengiran Sayyid Khairul Sebagai Dzurriyat Syarif Muhammad Kebongsuan
Abdul Hadi Temui Rektor UTU, Bahas Penguatan Tri Dharma dan Pengembangan AMI
MPU Aceh Jaya Sosialisasikan Tiga Fatwa untuk Perkuat Pemahaman Hukum Islam di Masyarakat
Sinergi Agung dari Ujung Barat Nusantara: KALAM PRABU Siap Hidupkan Ruh Kerajaan untuk Generasi Digital Indonesia
Sedekat Mata Putih dan Mata Hitam: KALAM PRABU Hubungkan Kerajaan Daya dan Generasi Digital Aceh
Sembilan Negeri Bersatu di Ujung Sumatera
28 Personel Satpol PP dan WH Aceh Jaya Dikerahkan Amankan Semuleung Raja Ke-546
Dishub Aceh Diminta Pasang ZoSS di SDN 3 Setia Bakti

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:32 WIB

Institusi Dzurriyat Radja Sultan Se-nusantara Iktirafkan Pengiran Sayyid Khairul Sebagai Dzurriyat Syarif Muhammad Kebongsuan

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:59 WIB

Abdul Hadi Temui Rektor UTU, Bahas Penguatan Tri Dharma dan Pengembangan AMI

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:12 WIB

MPU Aceh Jaya Sosialisasikan Tiga Fatwa untuk Perkuat Pemahaman Hukum Islam di Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:33 WIB

Sinergi Agung dari Ujung Barat Nusantara: KALAM PRABU Siap Hidupkan Ruh Kerajaan untuk Generasi Digital Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Sedekat Mata Putih dan Mata Hitam: KALAM PRABU Hubungkan Kerajaan Daya dan Generasi Digital Aceh

Berita Terbaru

Pendidikan

Ketua STAIN Meulaboh Kunjungi Jabatan Mufti Negeri Terengganu

Rabu, 22 Jul 2026 - 13:42 WIB