Prodi PBA STAIN Meulaboh Jalani Asesmen Lapangan

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh menjalani asesmen lapangan akreditasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Asesmen yang berlangsung 8-9 September 2025 di Aula Pendidikan Terintegrasi tersebut dilakukan oleh dua asesor LAMDIK, yakni Dr Fatwa Arifah SPd MAPd dari Universitas Negeri Jakarta dan Dr Sahkholid Nasution SAg MA dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.

Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr H Syamsuar MAg menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada asesor.

Syamsuar mengatakan, asesmen lapangan ini merupakan momentum penting bagi kampus untuk terus meningkatkan mutu akademik, tata kelola, serta layanan pendidikan.

“Kehadiran asesor merupakan kehormatan besar sekaligus dorongan semangat bagi kami untuk terus berbenah, khususnya dalam pengembangan Prodi Pendidikan Bahasa Arab,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dr Syamsuar: Lulusan STAIN Meulaboh Harus Adaptif

Ia menjelaskan, prodi Pendidikan Bahasa Arab menjadi salah satu prodi unggulan yang menargetkan capaian akreditasi unggul yang sejalan dengan visi kampus untuk menjadi institusi pendidikan yang unggul dan kompetitif dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman.

Lebih lanjut Syamsuar menjelaskan, sejak berdiri pada tahun 1984 dan memperoleh izin operasional dari Kementerian Agama pada tahun 1985, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh telah tumbuh dan berkembang menjadi lembaga pendidikan tinggi Islam yang terus berbenah diri.

Saat ini, STAIN Meulaboh memiliki dua belas program studi strata satu dan tiga program studi strata dua, dengan dukungan seratus lima orang dosen, di antaranya delapan belas orang bergelar doktor. Dengan sumber daya ini, STAIN Meulaboh meneguhkan visi sebagai institusi pendidikan yang unggul dan kompetitif dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman.

Baca Juga :  SMAN 1 Pontianak Tolak Final Ulang LCC MPR 2026

“Insya Allah kami akan berupaya meraih reputasi internasional”, kata Syamsuar

Sementara itu Asesor LAMDIK Dr Fatwa Arifah SPd MAPd mengatakan, tujuan utama dari kegiatan asesmen lapangan adalah untuk melihat secara langsung mutu dan perkembangan Prodi Pendidikan Bahasa Arab di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, sekaligus mengkonfirmasi data yang telah dituliskan dalam Laporan Evaluasi Diri (LED).

“Karena tujuan kita semuanya adalah sama yaitu bagaimana kita meningkatkan mutu dari pendidikan bahasa Arab,” tambahnya.

Fatwa Arifah berharap, semua proses berjalan lancar, didukung dengan doa, sehingga hasilnya dapat terwujud dengan baik dan mendapatkan nilai yang diharapkan.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ketua STAIN Meulaboh Isi Ceramah Agama di Brunei Darussalam
Ketua dan Dosen STAIN Meulaboh Jadi Narasumber Forum Kajian Internasional di Brunei Darussalam
Kolaborasi Darun Nizham dengan AMI Integrasi Pendidikan Pelestarian Alam
Borong 7 HKI Kemenkumham, SMP Darun Nizham Siap Guncang Panggung Pena Jaya 
Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 
Mahasiswa KPM STAIN Meulaboh Latih Aparatur di Aceh Jaya Penggunaan CMS
Hadiri Forum IKA PTKIN Se-Indonesia, Ini Harapan KASETIA 
KPI STAIN Meulaboh Kantongi Akreditasi BAN-PT “BAIK SEKALI”

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:32 WIB

Ketua STAIN Meulaboh Isi Ceramah Agama di Brunei Darussalam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:16 WIB

Ketua dan Dosen STAIN Meulaboh Jadi Narasumber Forum Kajian Internasional di Brunei Darussalam

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:57 WIB

Kolaborasi Darun Nizham dengan AMI Integrasi Pendidikan Pelestarian Alam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:12 WIB

Borong 7 HKI Kemenkumham, SMP Darun Nizham Siap Guncang Panggung Pena Jaya 

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:12 WIB

Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 

Berita Terbaru

Opini

Sepak Bola dan Wajah Baru Nasionalisme Anak Muda

Kamis, 18 Jun 2026 - 23:00 WIB

Opini

Kampus sebagai Tempat Menguji Nasionalisme

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:42 WIB