Sri Mulyani Bantah Sebut Guru Beban Negara

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan video viral guru sebagai beban negara adalah hoaks. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya potongan video deepfake yang viral di media sosial.

“Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu hoaks,” tegas Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro dalam keterangan tertulis, Selasa (19/8/2025).

Menurutnya, video tersebut merupakan potongan tidak utuh dari pidato Sri Mulyani dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus lalu. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial.

Baca Juga :  Imam Masjid Baitul Izzah dan Kadis Pendidikan Dayah Aceh Jaya Hadiri WZWF di Malaysia 

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional. Dalam Pidato Kenegaraan, Jumat (15/8/2025), ia menyebut anggaran pendidikan pada 2026 akan mencapai Rp757,8 triliun atau meningkat Rp33,5 triliun dari tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

“Pemerintah berkomitmen memenuhi anggaran pendidikan 20 persen, sekitar Rp757,8 triliun pada tahun 2026. Kita tingkatkan kualitas guru, perkuat pendidikan vokasi, dan selaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Ketua STAIN Meulaboh Hadiri Konferensi Internasional Mazhab Syafi’i di Brunei Darussalam

Dari total anggaran tersebut, Rp178,7 triliun dialokasikan khusus untuk gaji, tunjangan profesi guru, penguatan kompetensi, serta kesejahteraan guru dan dosen, baik PNS maupun non-PNS. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan Rp150,1 triliun untuk peningkatan kualitas fasilitas sekolah dan kampus.

Program bantuan pendidikan juga diperkuat melalui Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 21,1 juta siswa dan KIP Kuliah untuk 1,2 juta mahasiswa. Prabowo menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda akan menjadi prioritas sebagai jembatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Sumber Berita: Bisnis.com

Berita Terkait

Bupati Aceh Jaya Konsolidasikan Arah Pembangunan di Rakornas
Imam Masjid Baitul Izzah dan Kadis Pendidikan Dayah Aceh Jaya Hadiri WZWF di Malaysia 
Gubernur Aceh Tolak Pemotongan Dana Transfer ke Daerah
Pemerintah Luncurkan Program Magang 6 Bulan untuk Lulusan Baru
Anggota DPR-RI Kecam Aksi Bobby Razia Kendaraan Plat BL di Langkat
Audiensi ke DPR RI, Safwandi Bersama Ketua DPRK Minta Dukungan Investasi
Buku Karya Ketua STAIN Meulaboh Disosialisasikan ke Brunei
Ketua STAIN Meulaboh Hadiri Konferensi Internasional Mazhab Syafi’i di Brunei Darussalam

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:36 WIB

Bupati Aceh Jaya Konsolidasikan Arah Pembangunan di Rakornas

Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:31 WIB

Imam Masjid Baitul Izzah dan Kadis Pendidikan Dayah Aceh Jaya Hadiri WZWF di Malaysia 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 23:44 WIB

Gubernur Aceh Tolak Pemotongan Dana Transfer ke Daerah

Senin, 29 September 2025 - 22:19 WIB

Pemerintah Luncurkan Program Magang 6 Bulan untuk Lulusan Baru

Senin, 29 September 2025 - 15:36 WIB

Anggota DPR-RI Kecam Aksi Bobby Razia Kendaraan Plat BL di Langkat

Berita Terbaru

News

Video Viral Bandar Membara Tersebar Luas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:28 WIB

Pemkab Aceh Jaya

Safwandi Serahkan LKPD Tahun 2025 kepada BPK

Rabu, 29 Apr 2026 - 22:38 WIB

Pemkab Aceh Jaya

Wabup Aceh Jaya Terima Kunker BPKP

Rabu, 29 Apr 2026 - 22:33 WIB