Tujuh Mahasiswa STAIN Meulaboh Mengabdi di MATSA Malaysia

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Sebanyak tujuh mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh mengabdi di Maahad As-Syakhsiyah Tahfiz Sains (MATSA) Malaysia.

Ketujuh mahasiswa tersebut diserahkan langsung oleh Pembimbing Lapangan STAIN Meulaboh, Jovial kepada pimpinan MATSA, Osman Bin Jaafar Al Marbawi di aula Maahad setempat, Rabu, 6 Agustus 2025.

Jovial mengatakan bahwa program praktik pengalaman lapangan (PPL) dan kuliah pengabdian masyarakat (KPM) tersebut merupakan bagian dari kerja sama internasional antara STAIN Meulaboh dan lembaga pendidikan Islam di Malaysia, bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat lintas negara.

“Mereka akan melaksanakan tugas pengabdian dan praktik mengajar di lingkungan MATSA selama satu bulan kedepan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jaringan SIRAMBI Meluas, SMPS Darun Nizham Jalin Kemitraan dengan TPA

Jovial berharap, dengan PPL dan KPM Internasional, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi profesional dan sosial, serta memperkuat hubungan antara kampus dan maahad.

Selain itu, ujar dia, hal ini juga menjadi langkah penting dalam penguatan kerjasama internasional STAIN Meulaboh, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menyiapkan diri sebagai pendidik dan pengabdi masyarakat yang kompeten dan berwawasan global.

“Semoga kerjasama ini terus berlanjut dan dapat memberikan manfaat, bagi mahasiswa dan institusi,” ujar Jovial.

Sementara itu, Pimpinan MATSA, Osman Bin Jaafar Al Marbawi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan kepada MATSA sebagai lokasi pelaksanaan program PPL dan KPM Internasional untuk tahun ketiga.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Baru STAIN Meulaboh Ikuti PBAK

Menurutnya, selama dua tahun terakhir, mahasiswa STAIN Meulaboh telah memberikan kontribusi nyata bagi proses pembelajaran dan kegiatan sosial di lingkungan ma’had.

Mahasiswa PPL/KPM STAIN Meulaboh, Zulvina menyampaikan, pengabdian yang berlangsung hingga 28 Agustus 2025 tersebut, akan difokuskan pada lima program kegiatan, yaitu, mengajar kesenian dan kebudayaan Aceh, daurah tahsin, melatih publik speaking, meningkatkan minat dan bakat bidang olahraga, serta malam keakraban (Makrab).

Zulvina berharap, selain menjadi ladang dakwah, penerapan program pengabdian kepada siswa Matsa Malaysia juga dapat mengenalkan seni dan budaya Aceh di kancah internasional.

“Program ini bukan hanya memberikan pengalaman, tapi juga membentuk karakter dan wawasan,” jelasnya.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ketua STAIN Meulaboh Isi Ceramah Agama di Brunei Darussalam
Ketua dan Dosen STAIN Meulaboh Jadi Narasumber Forum Kajian Internasional di Brunei Darussalam
Kolaborasi Darun Nizham dengan AMI Integrasi Pendidikan Pelestarian Alam
Borong 7 HKI Kemenkumham, SMP Darun Nizham Siap Guncang Panggung Pena Jaya 
Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 
Mahasiswa KPM STAIN Meulaboh Latih Aparatur di Aceh Jaya Penggunaan CMS
Hadiri Forum IKA PTKIN Se-Indonesia, Ini Harapan KASETIA 
KPI STAIN Meulaboh Kantongi Akreditasi BAN-PT “BAIK SEKALI”

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:32 WIB

Ketua STAIN Meulaboh Isi Ceramah Agama di Brunei Darussalam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:16 WIB

Ketua dan Dosen STAIN Meulaboh Jadi Narasumber Forum Kajian Internasional di Brunei Darussalam

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:57 WIB

Kolaborasi Darun Nizham dengan AMI Integrasi Pendidikan Pelestarian Alam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:12 WIB

Borong 7 HKI Kemenkumham, SMP Darun Nizham Siap Guncang Panggung Pena Jaya 

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:12 WIB

Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 

Berita Terbaru

Opini

Sepak Bola dan Wajah Baru Nasionalisme Anak Muda

Kamis, 18 Jun 2026 - 23:00 WIB

Opini

Kampus sebagai Tempat Menguji Nasionalisme

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:42 WIB

Opini

Budaya sebagai Jembatan Nasionalisme Generasi Muda

Kamis, 18 Jun 2026 - 13:21 WIB