SMP Darun Nizham Kerjasama Kemitran Bersama BPKP Teunom, Ini Tujuannya 

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – SMP Darun Nizham kembali menjalin kerjasama atau Nota Kesepahaman (MoU) Kemitraan Trauma Healing bersama Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Teunom, Selasa (27/1/2026).

Kolaborasi ini mengusung program unggulan bertajuk Sekolah Bersama Ayah (SEBAYA) Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R). Bukan sekadar seremoni di atas kertas, kemitraan ini merupakan kelanjutan dari konsistensi selama dua tahun terakhir dalam membekali siswa baru dengan wawasan konseling remaja yang mendalam.

Selama ini, kesiapsiagaan bencana seringkali hanya diidentikkan dengan pembangunan infrastruktur fisik. Namun, Tim Inovasi SANTANA (Sekolah Aman Tangguh Bencana) Darun Nizham mendobrak pakem tersebut.

Ketua Panitia Kegiatan, Sulaiman, S. Pd., menegaskan bahwa penguatan mental adalah fondasi utama dalam menghadapi kerentanan geografis Aceh.

“Berbicara kesiapsiagaan bencana bukan sekadar soal sirine yang meraung atau jalur evakuasi yang terpampang di dinding. Persiapan mental generasi dalam memahami diri dan mengendalikan emosi saat alam bergejolak jauh lebih penting. Inilah esensi dari inovasi SANTANA,” ungkap Sulaiman penuh semangat.

Melalui program SEBAYA, siswa tidak hanya diajarkan cara berlari menyelamatkan diri, tetapi juga cara menjadi “pelindung” bagi sesama melalui pendekatan psikologis.

Kepala SMP Darun Nizham, Ridwan, S.Pd.I., M.A., M.Pd., menjelaskan bahwa kerja sama dengan BPKB Teunom ini merupakan kemitraan strategis ke-35 yang telah dibangun sekolah. Angka ini, sebut Ridwan, mencerminkan komitmen luar biasa dalam menciptakan ekosistem belajar yang inklusif dan dinamis.

Baca Juga :  Yudisium Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Luluskan 18 Mahasiswa/i

“Kami menerapkan prinsip learning by doing—belajar sambil melakukan. Kami ingin siswa bukan hanya menjadi penonton sejarah, tetapi pelaku yang mencari pengalaman langsung. Kemitraan lintas sektor ini adalah pintu bagi calon pemimpin masa depan untuk mengasah empati dan kecerdasan sosial mereka,” ujar Ridwan saat ditemui di sela-sela penandatanganan MoU.

Sambutan Hangat dari Balai BPKB Teunom, Kehadiran tim SANTANA di Balai Penyuluhan Desa Paya Baro disambut dengan apresiasi tinggi oleh Koordinator BPKB Teunom, Nurbeja Ritonga, S.Pd.

Menurutnya, inisiatif dari lembaga pendidikan seperti Darun Nizham sangat membantu tugas penyuluhan di tingkat akar rumput.

“Apresiasi luar biasa untuk tim SANTANA. Dengan adanya MoU lanjutan dan SK Tim PIK-R ini, kami memiliki payung hukum dan jalur formal untuk bekerja maksimal. Fokus kita adalah pembentukan konselor sebaya yang mampu menjadi tempat curhat yang sehat bagi remaja di Teunom,” kata Nurbeja.

Senada dengan hal tersebut, Sufran Rummar, S.Ikom., salah seorang penyuluh BPKB, melihat kolaborasi ini sebagai “gerbang emas”.

Ia meyakini jika intervensi terbaik untuk remaja adalah melalui rekan sebaya mereka sendiri. “Ini adalah penguat bagi kami untuk masuk ke lingkungan sekolah dan membentuk kader-kader konselor yang tangguh,” tambahnya.

Relevansi Global di Hari Holokaus Internasional, Momentum penandatanganan ini menjadi unik karena bertepatan dengan peringatan dunia melawan rasisme dan kefanatikan. Dengan melatih remaja menjadi konselor sebaya melalui PIK-R, SMP Darun Nizham secara tidak langsung sedang menanamkan benih toleransi dan kasih sayang.

Baca Juga :  6 Pejabat Eselon II dan 33 Fungsional Aceh Jaya Dilantik

Ketika seorang remaja mampu mengendalikan diri dan memahami beban mental orang lain (trauma healing), maka benih kebencian dan rasisme tidak akan punya ruang untuk tumbuh. Program SEBAYA menjadi simbol bahwa dari sebuah kecamatan di Aceh Jaya, semangat kemanusiaan global sedang dipraktikkan secara nyata di Darun Nizham.

Harapan Masa Depan, siswa SMP Darun Nizham tidak hanya dikenal karena prestasi akademiknya, tetapi juga karena kesiapan mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan dampak psikologis bencana. Di bawah payung inovasi SANTANA, mereka belajar bahwa menjaga alam dimulai dengan menjaga kewarasan dan kedamaian hati manusia di dalamnya.

Informasi lebih lanjut mengenai program-program inovatif sekolah dapat diakses melalui portal Situs Resmi SMP Darun Nizham atau kunjungi Layanan Konseling PIK-R Nasional untuk memahami lebih dalam mengenai pentingnya peran remaja dalam pembangunan karakter bangsa.

Dengan semangat yang terus menyala, SANTANA Darun Nizham dan BPKB Teunom membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh secara mental dan kaya akan nilai kemanusiaan.(*)

Berita Terkait

Ketua STAIN Meulaboh Isi Ceramah Agama di Brunei Darussalam
Ketua dan Dosen STAIN Meulaboh Jadi Narasumber Forum Kajian Internasional di Brunei Darussalam
Kolaborasi Darun Nizham dengan AMI Integrasi Pendidikan Pelestarian Alam
Borong 7 HKI Kemenkumham, SMP Darun Nizham Siap Guncang Panggung Pena Jaya 
Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 
Mahasiswa KPM STAIN Meulaboh Latih Aparatur di Aceh Jaya Penggunaan CMS
Hadiri Forum IKA PTKIN Se-Indonesia, Ini Harapan KASETIA 
KPI STAIN Meulaboh Kantongi Akreditasi BAN-PT “BAIK SEKALI”

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:32 WIB

Ketua STAIN Meulaboh Isi Ceramah Agama di Brunei Darussalam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:16 WIB

Ketua dan Dosen STAIN Meulaboh Jadi Narasumber Forum Kajian Internasional di Brunei Darussalam

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:57 WIB

Kolaborasi Darun Nizham dengan AMI Integrasi Pendidikan Pelestarian Alam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:12 WIB

Borong 7 HKI Kemenkumham, SMP Darun Nizham Siap Guncang Panggung Pena Jaya 

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:12 WIB

Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 

Berita Terbaru

Opini

Sepak Bola dan Wajah Baru Nasionalisme Anak Muda

Kamis, 18 Jun 2026 - 23:00 WIB

Opini

Kampus sebagai Tempat Menguji Nasionalisme

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:42 WIB

Opini

Budaya sebagai Jembatan Nasionalisme Generasi Muda

Kamis, 18 Jun 2026 - 13:21 WIB