TAGACEH – Pada hari kedua lebaran Idul fitri 1446 Hijriah, sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Timpleung Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya, Selasa (1/4/2025), terpaksa mengungsi akibat rumahnya terendam banjir, dengan ketinggian antara 50 hingga 100 centimeter.
Berdasarkan laporan Pusdalops PB Badan Penanggulan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya yang diterima tagaceh.com, ada 15 desa yang terendam banjir meliputi Desa Tuwi Peuriya, Lhok Guci, Tuwi Kareung, Krueng Beukah, Timpleung, Pasie Teube, Alue Krueng, dan Pulo Tinggi Kecamatan Pasie Raya.
Di Kecamatan Teunom Desa yang terdampak yaitu Desa Tringgadeng, Blang Baro, Pasi Timon, Pasi Geulima. Selanjutnya di Darul Hikmah Desa Pajar, Suak Beukah dan desa Lamtengoh.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBK Aceh Jaya, Susanto Jayadi menyampaikan banjir yang melanda sejumlah desa di 3 kecamatan tersebut akibat meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Teunom dan Krueng Masen pada Senin malam (31/3/2025), sehingga menyebabkan akses warga sulit dilalui.
” Penyebab dari banjir tersebut dikarenakan meluapnya DAS Krueng Teunom dan Krueng Masen serta anak sungai yang tidak mampu menampung debit air hujan yang turun. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,”ujarnya.
Kata dia, BPBK telah mengerahkan TRC/Damkar meninjau lokasi, melakukan pendataan awal, serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
” Kondisi saat ini air mulai surut.
Pantau cuaca dari BMKG di wilayah Geumpang saat ini pun tidak ada hujan lagi,”terangnya.
Menurut data BMKG, wilayah barat selatan Aceh masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga lebat. untuk itu BPBK menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh warga yang tinggal di kawasan rawan banjir sepanjang DAS Krueng Teunom dan Krueng Masen selalu waspada dan hati-hati.
Penulis : Redaksi









