Etika Sangat Diperlukan dalam Membuat Konten Media Sosial

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Di tengah masifnya penggunaan media sosial di Indonesia, penting bagi setiap pengguna terutama penyuluh agama untuk tidak hanya memahami cara membuat konten yang menarik, tetapi juga menyadari nilai-nilai etika yang mendasari setiap unggahan.

Hal ini disampaikan oleh Pranata Humas Ahli Pertama STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Rahmat Trisnamal pada pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Media Sosial bagi Penyuluh Agama di Aula Kantor Kementerian Agama Aceh Barat, Selasa 22 Juli 2025.

Menurut Rahmat, etika dalam bermedia sosial menjadi aspek penting yang sering kali diabaikan demi mengejar popularitas dan viralitas. Menurutnya membuat konten bukan sekadar soal visual dan pesan, tapi juga soal tanggung jawab.

“Kita bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk opini publik. Di sinilah peran etika sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Rahmat menyebutkan, berdasarkan data DataReportal tahun 2024, jumlah pengguna media sosial di Indonesia sangat besar. Seperti YouTube yang memiliki 139 juta pengguna TikTok 126,8 juta pengguna, Facebook 117,6 juta pengguna, Instagram 100,9 juta pengguna, WhatsApp: 86,87 juta pengguna, LinkedIn 26 juta pengguna, dan X (Twitter): 24,69 juta pengguna.

Baca Juga :  TNI Masuk Sekolah, Babinsa 05/Panga Berikan Wawasan Kebangsaan

Dengan dominasi platform ini, penyuluh agama sebagai figur publik di masyarakat memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang edukatif, inklusif, dan bebas dari ujaran kebencian maupun disinformasi.

Rahmat juga menyinggung pentingnya literasi digital, mengingat masih banyak pengguna internet yang menjadi korban sekaligus penyebar berita hoaks.

Ia mengutip data dari Verywell Mind yang menyebutkan bahwa kelompok rentan terhadap hoaks mencakup lansia, pengguna internet baru, kelompok dengan ideologi tertentu, remaja, hingga masyarakat yang memiliki literasi digital rendah.

Menurut analis data Kominfo pada tahun 2018, penyebar hoaks bukan usia anak muda, melainkan pengguna usia 45 tahun ke atas yang hanya asal membagikan kembali konten yang disampaikan tanpa harus membaca terlebih dahulu.

Baca Juga :  Bawaslu Aceh Jaya Cetak 40 Kader Pengawas Partisipatif untuk Perkuat Pengawasan Pemilu

Oleh karena itu, menurut Rahmat, penyuluh agama harus menjadi pelopor dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan etis.

“Etika dalam membuat konten bukan hanya penting, tapi wajib. Apalagi kita membawa misi dakwah yang tentu tidak hanya menyasar dunia nyata, tetapi juga dunia digital,” pungkas Rahmat.

Sementara itu, Kasi Bimas Kankemenag Aceh Barat, Drs H Tharmizi menyampaikan, pelatihan yang diikuti 65 penyuluh agama ini bertujuan meningkatkan kemampuan penyuluh dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah yang efektif dan sesuai perkembangan zaman.

Ia berharap, dengan pelatihan yang didapatkan, penyuluh agama dapat memproduksi konten digital yang menarik, edukatif, dan sesuai dengan nilai-nilai keagamaan.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Aceh Jaya Hidupkan Tradisi Ureuh dan Semeuleung Raja pada Hari Kebudayaan Nasional 
Santri dari Lima Negara Ikut Lomba Tahfiz LKS XIII Dayah Darul Muta’allimin 
STAIN Meulaboh Wisudakan 96 Lulusan Sarjana dan 2 Lulusan Program Magister Perdana
DCDC STAIN Teungku Dirundeng Bekali 100 Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja
UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh
SMP Darun Nizham Guncang Nusantara Lewat Gebyar Budaya
STAIN Meulaboh Kembali Kirim Mahasiswa PPL/KPM ke Dua Negara ASEAN
Ketua STAIN Meulaboh Dorong Mahasiswa Kritis terhadap Isu Nasional

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Aceh Jaya Hidupkan Tradisi Ureuh dan Semeuleung Raja pada Hari Kebudayaan Nasional 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Santri dari Lima Negara Ikut Lomba Tahfiz LKS XIII Dayah Darul Muta’allimin 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:38 WIB

DCDC STAIN Teungku Dirundeng Bekali 100 Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:48 WIB

SMP Darun Nizham Guncang Nusantara Lewat Gebyar Budaya

Berita Terbaru

News

Wabup Aceh Jaya Kukuhkan Pengurus LPTQ 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:10 WIB