Kemitraan Emas Inovator Aceh Jaya Antarkan SIABANG AJAY Raih HKI Kemenkumham RI

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Sebuah torehan tinta emas kembali tercatat dalam sejarah dunia pendidikan dan pelayanan publik di Kabupaten Aceh Jaya. Tepat pada peringatan Hari Reformasi Indonesia, 21 Mei 2026, kemitraan strategis antara SMP Darun Nizham dan Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Aceh Jaya mencapai puncak pencapaian administrasi tertinggi.

Induk inovasi daerah, yakni Aplikasi SIABANG AJAY (Sistem Inovasi dan Kelitbangan Aceh Jaya), resmi mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI).

Keberhasilan ini menjadi sangat monumental karena difasilitasi langsung oleh mitra setianya, SMP Darun Nizham. Permohonan HKI tersebut resmi tercatat dengan nomor permohonan EC002026068564 per tanggal 21 Mei 2026. Karya cipta ini melindungi sistem yang diciptakan oleh Masri Annur Salmi, S.Si., MM., dengan Nomor Pencatatan 001240240, yang pertama kali diumumkan pada 6 Januari 2020 di Aceh Jaya. Perlindungan hukum ini berlaku seumur hidup pencipta ditambah 70 tahun setelah pencipta meninggal dunia.

Transformasi Panjang Sang Induk Inovasi kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Aceh Jaya, Masri Annur Salmi, S.Si., MM., mengungkapkan bahwa SIABANG AJAY bukanlah produk instan. Inovasi ini merupakan buah dari perjuangan panjang yang lahir sejak tahun 2020.

“Pada tahun 2020, sistem ini baru mencakup kategori SKPK. Tahun 2021 berkembang ke tingkat kecamatan dan puskesmas. Tahun 2022, jangkauannya meluas hingga ke tingkat Gampong atau Desa,” ujar Masri dengan mata berkaca-kaca.

SIABANG AJAY terus bertransformasi demi menjawab kebutuhan publik. Pada tahun 2023, kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai diintegrasikan, diikuti oleh kategori Sekolah Dasar (SD) pada tahun 2024. Sebagai sebuah “induk inovasi”, SIABANG AJAY berfungsi vital sebagai penjaring, pembina, penilai, sekaligus fasilitator bagi ratusan inovasi lain di Aceh Jaya untuk berkompetisi di ajang bergengsi.

Rekam Jejak Prestasi Kemitraan Inovasi SMP Darun Nizham bukan sekadar penonton, melainkan motor penggerak utama dalam ekosistem ini sejak tahun 2023. Kepala SMP Darun Nizham yang juga Kandidat Doktor Pendidikan Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ridwan, S.Pd.I., MA., M.Pd., menjabarkan rentetan sejarah kolaborasi mereka: Tahun 2023, Memulai nota kesepahaman (MoU) serentak bersama 23 lembaga dan meluncurkan 23 inovasi yang diresmikan oleh Pj. Bupati Dr. Nurdin, M.Si.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Jaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Sekolah menganugerahi penghargaan Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Aceh Jaya sebagai Mitra Strategis yang Inspiratif. Tahun 2024, Meraih Juara I Inovasi Terbaik melalui program “Pangeran Docsan” (Pembinaan Generasi Sadar Kesehatan Dokter Santri). Pada pertengahan tahun, Pj. Bupati Dr. A. Murtala, M.Si. meluncurkan 114 produk halal bersertifikat MUI karya 10 guru SMP Darun Nizham beserta sertifikat TKDN.

Sekolah membalas dengan memberikan penghargaan kepada Bidang Riset dan Inovasi Bapperida sebagai Fasilitator Inovasi Inspiratif.

Tahun 2025, Pengukuhan inovasi oleh Bupati Safwandi, S.Sos., M.Ap., dilanjutkan dengan menyabet Juara I Inovasi Terbaik “SIRAMBI” (Sekolah Islam Berbasis Industri) di akhir tahun. Mei 2026, Melaksanakan Bimtek Inovasi bersama Puskesmas Teunom serta merevisi MoU demi menjaga komitmen mutu dan kebaruan.

Hingga saat ini, SMP Darun Nizham telah berhasil mengantongi 8 HKI dari total 14 inovasi yang sedang dipersiapkan. Sehari sebelum momen ini, tepatnya 20 Mei 2026, mereka juga sukses memfasilitasi HKI untuk mitra inovasi “Rehat Gesit” (Remaja Sehat Berprestasi dan Tangguh) UPTD Puskesmas Teunom.

Berinovasi dari Hati Lewat Untaian Sastra Lama Keberhasilan SIABANG AJAY menembus legalitas negara memicu rasa haru yang mendalam.

Kepala SMP Darun Nizham, Ridwan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Aceh Jaya yang telah jatuh bangun bekerja keras demi pelayanan publik tanpa pasrah pada keadaan.

Sebagai sosok inovator yang unik, Masri Annurs Salmi merayakan momen bersejarah ini dengan menyampaikan pesan-pesan edukatifnya melalui bait-bait seni sastra lama pantun yang menginspirasi: Buah Durian dari Panga, Manis rasanya bikin bahagia, SIABANG AJAY alat bekerja, Aceh Jaya Pasti Bisa.

Baca Juga :  Membangun Kreativitas Mahasiswa Baru Melalui SIAKI

Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara dan masyarakat untuk terus merawat Aceh Jaya dengan pelayanan publik yang adaptif dan kreatif. Naik Perahu menyeberang sungai, Dayung bersama biar cepat sampai, Jika semua instansi mau berinovasi, Perubahan baik di Aceh Jaya pasti tercapai.

Ia juga mengingatkan bahwa inovasi sejati tidak boleh lahir karena keterpaksaan atau sekadar menjalankan perintah atasan. Jalan ke kota jangan berlari, Nanti tersandung sakitlah kaki, Jangan tunggu perintah berinovasi, Aceh Jaya butuh anda semua untuk beraksi.

Sebagai penutup, ia menegaskan filosofi mendalam tentang esensi sebuah perubahan: Burung terbang tinggi ke awan, Sarangnya kuat di dahan jati, Inovasi lahir dari kepedulian, Mari kita bekerja dengan sepenuh hati.

“Inovasi itu lahir dari setiap instansi yang peduli. Diibaratkan, jika peduli itu adalah benihnya, maka inovasi adalah tunasnya, dan pelayanan publik yang prima adalah buah manis yang harus ditanam bersama di Kabupaten Aceh Jaya. Prestasi gemilang ini membuktikan bahwa lompatan besar pembangunan daerah tidak lahir dari faktor keberuntungan instan, melainkan buah manis dari sinergi lintas sektor yang konsisten dan berakar kuat dari dalam hati,” pungkas Masri.

Sang inovator di balik layer ini sekaligus Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Aceh Jaya, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Baginya, HKI ini adalah pengakuan negara atas harga diri dan kerja keras seluruh masyarakat Aceh Jaya.

Hari Reformasi 2026 telah menorehkan tinta emas menjadi bukti hidup bahwa dari sebuah daerah administrasi kecil, jika dikelola dengan hati, kolaborasi, dan mimpi besar, mampu melahirkan gaung perubahan yang bergetar di level nasional. Aceh Jaya tidak lagi sekadar mengekor, mereka kini berdiri di depan sebagai pelopor.

Penulis : Ridwan MA

Berita Terkait

Juanda Nahkodai RAPI Aceh Jaya, Wabup Singgung Peran Penting Saat Penanggulangan Bencana 
Asyik Ngopi di Warkop Saat Jam Kerja, 14 Pegawai Aceh Jaya Terjaring Razia Satpol PP
Bupati Antar Tugas 5 Kepala Dinas yang Baru Dilantik
Pemkab Aceh Jaya Launching Penggunaan IBC dalam Pengelolaan Dana Desa
Pemkab Aceh Jaya dan RSU Cempaka Lima Banda Aceh Teken Kerjasama
Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 
Dorong Data Berkualitas, Aceh Jaya Resmi Mulai Evaluasi Statistik Sektoral 2026
Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Tunjuk 5 Pelaksana Tugas

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:49 WIB

Kemitraan Emas Inovator Aceh Jaya Antarkan SIABANG AJAY Raih HKI Kemenkumham RI

Senin, 11 Mei 2026 - 22:09 WIB

Juanda Nahkodai RAPI Aceh Jaya, Wabup Singgung Peran Penting Saat Penanggulangan Bencana 

Senin, 11 Mei 2026 - 17:30 WIB

Asyik Ngopi di Warkop Saat Jam Kerja, 14 Pegawai Aceh Jaya Terjaring Razia Satpol PP

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:40 WIB

Bupati Antar Tugas 5 Kepala Dinas yang Baru Dilantik

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:52 WIB

Pemkab Aceh Jaya Launching Penggunaan IBC dalam Pengelolaan Dana Desa

Berita Terbaru

News

Dishub Aceh Diminta Pasang ZoSS di SDN 3 Setia Bakti

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:29 WIB