Erosi Sungai Ancam Pemukiman dan Lahan Pertanian Desa Lawet

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH — Warga Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, mengaku khawatir dan resah akibat aliran sungai yang terus mengarah ke permukiman dan menyebabkan tanah, rumah warga, dan lahan pertanian terkikis.

Kondisi ini muncul pascabanjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Muktaruddin Pakeh, Kamis (1/1/2026), mengaku sangat prihatin setelah meninjau langsung kondisi desa tersebut.

“Setelah kami cek kembali pascabanjir bandang, kondisi Desa Lawet sangat memprihatinkan. Sedikit demi sedikit tanah dan rumah warga hilang akibat arus sungai yang mengarah langsung ke desa,” kata Muktaruddin kepada tagaceh.com.

Baca Juga :  Sekda dan Anggota DPRK Aceh Jaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus PSR

Menurutnya, saat ini masyarakat hidup dalam kekhawatiran karena air sungai dengan mudah meluap ke permukiman setiap kali hujan turun.

“Sekarang hujan sedikit saja air sudah meluap ke desa. Jika tidak ada tindakan cepat dan tanggap darurat, bukan tidak mungkin Desa Lawet bisa hilang dari wilayah Kecamatan Pante Ceureumen,” ujarnya.

Muktaruddin bersama para pemuda Desa Lawet meminta pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret, salah satunya dengan melakukan pengalihan arus sungai ke jalur semula guna mencegah kerusakan yang lebih luas.

Baca Juga :  34 Personel Polres Aceh Jaya Naik Pangkat

Selain permukiman, dampak banjir bandang juga merusak lahan pertanian warga. Sawah-sawah yang menjadi sumber penghidupan masyarakat kini tidak dapat digarap karena tertutup lumpur dan gelondongan kayu.

“Sawah masyarakat sudah tidak bisa digunakan untuk bertani karena masih berlumpur dan dipenuhi kayu. Kami sangat berharap alat berat dapat diturunkan agar lahan pertanian warga bisa pulih kembali,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat demi menyelamatkan Desa Lawet dari ancaman erosi sungai yang semakin parah.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

28 Personel Satpol PP dan WH Aceh Jaya Dikerahkan Amankan Semuleung Raja Ke-546
Dishub Aceh Diminta Pasang ZoSS di SDN 3 Setia Bakti
Satpol PP dan WH Temukan Anak Dibawah Umur dijadikan Pencari Sumbangan Berkedok Dayah
Satpol PP dan WH Aceh Jaya Sosialisasi Qanun Syariat Islam kepada Siswa
Viral, Kerbau Albino ini Dijuluki “Donald Trump”
SMAN 1 Pontianak Tolak Final Ulang LCC MPR 2026
Masalah Desil Bikin Warga Resah, Bupati Aceh Jaya Dinilai Sigap Cari Solusi
Video Viral Bandar Membara Tersebar Luas

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:57 WIB

28 Personel Satpol PP dan WH Aceh Jaya Dikerahkan Amankan Semuleung Raja Ke-546

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:29 WIB

Dishub Aceh Diminta Pasang ZoSS di SDN 3 Setia Bakti

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:04 WIB

Satpol PP dan WH Temukan Anak Dibawah Umur dijadikan Pencari Sumbangan Berkedok Dayah

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:28 WIB

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Sosialisasi Qanun Syariat Islam kepada Siswa

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:10 WIB

Viral, Kerbau Albino ini Dijuluki “Donald Trump”

Berita Terbaru

Pemkab Aceh Jaya

Aceh Jaya Tercepat Rampungkan Penyaluran Dana Desa 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 20:54 WIB

Pendidikan

Ketua STAIN Meulaboh Isi Ceramah Agama di Brunei Darussalam

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:32 WIB