Sulap Botol Plastik Jadi Sofa, Cara Kreatif Mahasiswa STAIN Edukasi Pelajar MATSA 

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh menggelar program kreatif bertajuk “KPM Daur Ulang Sampah” di Ma’had Asy Syaksiah Tahfidz Sains (MATSA) Penang, Malaysia, Jumat, 22 Agustus 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Asrama Putra MATSA Penang, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan botol plastik bekas menjadi sofa.

Sebagai media edukasi, mahasiswa menayangkan video singkat berisi proses pembuatan sofa dari botol plastik, mulai dari pengumpulan, pengisian dengan plastik, penyusunan rangka, hingga tahap akhir berupa pemasangan busa dan kain pelapis. Tayangan tersebut untuk memudahkan pelajar memahami gambaran hasil daur ulang.

Baca Juga :  Generasi Muda Didorong Jadi Pelopor Pelestarian Lahan Gambut

Selain itu, mahasiswa juga mengajak pelajar melakukan praktik langsung. tahap awal, mengisi sampah plastik ke dalam botol aqua. Para peserta dibagi menjadi empat kelompok, terdiri dari dua kelompok putri dan dua kelompok putra.

Salah satu pemateri, Wirda Rahmi, mengatakan ide membuat sofa daur ulang muncul setelah melihat banyaknya botol plastik terbuang di sekitar lingkungan MATSA.

“Awalnya kami prihatin dengan tumpukan sampah botol. Dari situ muncul ide untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat. Akhirnya lahirlah ide membuat sofa daur ulang,” ujarnya.

Baca Juga :  3 Program Studi Magister STAIN Meulaboh di Visitasi

Dia berharap, program tersebut dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekaligus membuka peluang kreativitas dari sampah yang ada di sekitar mereka.

Sementara itu, Luthfia, salah satu pelajar MATSA dari kelompok putri mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Pengalaman ini membuatnya lebih peduli pada lingkungan.

“Videonya menarik, apalagi bisa lihat dari awal sampai sofa jadi. Walau praktiknya baru sampai mengisi botol, saya bangga bisa ikut prosesnya bersama Cikgu-cikgu (Guru) dari STAIN Meulaboh,” ungkapnya.

Pihak MATSA menyambut baik kegiatan ini karena berhasil menggabungkan edukasi lingkungan dengan praktik langsung yang interaktif.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Aceh Jaya Hidupkan Tradisi Ureuh dan Semeuleung Raja pada Hari Kebudayaan Nasional 
Santri dari Lima Negara Ikut Lomba Tahfiz LKS XIII Dayah Darul Muta’allimin 
STAIN Meulaboh Wisudakan 96 Lulusan Sarjana dan 2 Lulusan Program Magister Perdana
DCDC STAIN Teungku Dirundeng Bekali 100 Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja
UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh
SMP Darun Nizham Guncang Nusantara Lewat Gebyar Budaya
STAIN Meulaboh Kembali Kirim Mahasiswa PPL/KPM ke Dua Negara ASEAN
Ketua STAIN Meulaboh Dorong Mahasiswa Kritis terhadap Isu Nasional

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Aceh Jaya Hidupkan Tradisi Ureuh dan Semeuleung Raja pada Hari Kebudayaan Nasional 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Santri dari Lima Negara Ikut Lomba Tahfiz LKS XIII Dayah Darul Muta’allimin 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:38 WIB

DCDC STAIN Teungku Dirundeng Bekali 100 Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:48 WIB

SMP Darun Nizham Guncang Nusantara Lewat Gebyar Budaya

Berita Terbaru

News

Wabup Aceh Jaya Kukuhkan Pengurus LPTQ 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:10 WIB