Video Viral: Sopir Ambulans Antar Jenazah Pasien RSJ Dadi, Pendampingnya juga Pasien Jiwa

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Sebuah video pendek yang diunggah ke media sosial sontak menjadi viral setelah menampilkan momen unik sekaligus mengharukan, dimana seorang sopir ambulans yang kebingungan saat mengantar jenazah pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dadi Makassar ke rumah duka di Kabupaten Gowa.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, sopir ambulans terlihat bertanya dengan raut bingung,

“Gowa apa namanya kampungnya?” tanya supir kepada dua penunjuk arah yang turut dalam perjalanan.

Jawaban yang samar dari mereka justru menambah kepanikan sang sopir, yang belakangan baru menyadari bahwa kedua penunjuk arah tersebut bernama Sahar dan Markus juga merupakan pasien RSJ yang diduga memiliki gangguan jiwa.

Baca Juga :  Viral! Oknum Kepsek dan Guru SD Karaoke Sambil Berpelukan

Dikutip dari iNewsCelebes.id, jenazah yang diantar merupakan pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meninggal dunia di RSJ Dadi.

Dua orang rekan pasien bersikeras ingin mengantar jenazah ke rumah duka dan menjanjikan akan menunjukkan jalan. Namun, ditengah perjalanan berubah menjadi kisah tersesat karena alamat yang tak jelas serta kondisi kedua pengantar kebingungan.

Video tersebut langsung menyedot perhatian publik dan dibagikan luas di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Beragam reaksi bermunculan, mulai dari tawa karena situasi yang nyeleneh, hingga rasa haru melihat usaha tulus dua pasien yang ingin mengantar sahabat mereka pulang untuk terakhir kalinya.

Baca Juga :  2 Ton Beras SPHP Habis Terjual di Acara Gerakan Pangan Murah Polsek Krueng Sabee 

“Antara mau ketawa dan nangis. Kasihan sopirnya tapi juga terharu lihat solidaritas mereka,” tulis seorang pengguna Instagram dalam komentarnya.

Meski penuh kebingungan, peristiwa ini menyiratkan pesan mendalam tentang kemanusiaan. Sang sopir ambulans tetap menjalankan tugasnya secara profesional meski dalam situasi di luar dugaan, sementara dua rekan pasien, walaupun terbatas oleh kondisi kesehatan mental mereka, tetap menunjukkan rasa peduli dan tanggung jawab terhadap sesama.

Hingga kini belum diketahui bagaimana proses pengantaran jenazah tersebut berakhir.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Cegah Pencemaran Lingkungan, Tim Terpadu Aceh Jaya Sidak Pengelolaan Limbah Rumah Makan
Bupati Aceh Jaya Dapat Penghargaan Tokoh Peduli Kesehatan dari Gubernur
Puskesmas Lamno Raih Penghargaan Seva Paramahita Award 2025 dari BPJS Kesehatan 
PMI Aceh Jaya akan Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-80
Haji Uma Tinjau RSUD Teuku Umar, Bahas Kelanjutan Bantuan Kesehatan Rp24 Miliar
Pemkab Aceh Jaya Komit Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas 
Kemenkes RI Anugerahkan Aceh Jaya Penghargaan Eliminasi Malaria Tahun 2025
Nakes RSUD dan Puskesmas Aceh Jaya Diminta Siaga Selama Libur Idul Adha 

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 22:32 WIB

Cegah Pencemaran Lingkungan, Tim Terpadu Aceh Jaya Sidak Pengelolaan Limbah Rumah Makan

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:13 WIB

Bupati Aceh Jaya Dapat Penghargaan Tokoh Peduli Kesehatan dari Gubernur

Kamis, 9 Oktober 2025 - 23:16 WIB

Puskesmas Lamno Raih Penghargaan Seva Paramahita Award 2025 dari BPJS Kesehatan 

Selasa, 16 September 2025 - 20:55 WIB

PMI Aceh Jaya akan Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-80

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 22:09 WIB

Haji Uma Tinjau RSUD Teuku Umar, Bahas Kelanjutan Bantuan Kesehatan Rp24 Miliar

Berita Terbaru

Pendidikan

KPI STAIN Meulaboh Kantongi Akreditasi BAN-PT “BAIK SEKALI”

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:12 WIB

Sejumlah pengunjung menikmati suasana pantai dan mandi laut saat senja di kawasan Pantai Lhoknga, Aceh Besar, Minggu (13/4/2026).

Feature

Menikmati Senja di Ujung Pantai Lhoknga

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:13 WIB

Pemkab Aceh Jaya

DPMPKB Aceh Jaya Raih 8 Penghargaan dari BKKBN 

Rabu, 15 Apr 2026 - 12:08 WIB