Kemenag Aceh Barat Dorong Nazir Maksimalkan Aset Wakaf

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf (ZAWA) memberikan pembinaan kepada nazhir wakaf guna meningkatkan kemampuan pengelolaan aset wakaf agar lebih produktif.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kemenag Aceh, H Zulfikar SAg MAg di aula Kantor Kemenag Aceh Barat, Selasa 12 Agustus 2025.

Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Aceh, H Zulfikar SAg MAg mengatakan, peningkatan kompetensi nazhir wakaf menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan wakaf yang produktif dan bermanfaat.

Menurutnya, nazhir perlu memiliki kompetensi dalam aspek manajerial, keuangan, dan syariah, disertai transparansi serta akuntabilitas dalam pelaporan. Ia juga mendorong agar nazhir mampu bekerja secara profesional dan berorientasi pada hasil, sekaligus memperkuat perannya sebagai manajer sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

Zulfikar menambahkan, pengembangan instrumen wakaf yang inovatif dan mudah diakses, termasuk digitalisasi proses wakaf, penting dilakukan untuk menjangkau generasi muda. Selain itu, sistem monitoring harus berbasis pada impact atau kebermanfaatan sosial, sehingga setiap program wakaf benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

Baca Juga :  Ketua STAIN Meulaboh Bahas Konsep Islam Modern di Forum Internasional Vietnam

Sementara itu, Kepala Kankemenag Aceh Barat, H Abrar Zym SAg MH mengatakan, menurut data, potensi wakaf produktif Indonesia mencapai Rp2.000 triliun, namun hingga saat ini masih 9–10 persen aset wakaf yang dikelola produktif.

“Ada sekitar 450.000 tanah wakaf dengan potensi besar di seluruh Indonesia,” sebutnya.

Abrar menyampaikan, pengelolaan dan pengembangan wakaf memerlukan kerja sama banyak pihak, dengan langkah tepat, wakaf dapat menjadi instrumen kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan, menjunjung transparansi dan kepatuhan pada syariat.

“Potensi wakaf sangat besar untuk memperkuat ekonomi nasional. Sinergi pemerintah, BWI, sektor keuangan, dan masyarakat akan menjadikan wakaf sebagai pilar pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan umat,” ujarnya.

Selain itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Aceh Barat, H Ikhwan Is SPdI menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti oleh 36 peserta, terdiri dari 12 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, 12 nazir wakaf/unsur Badan Kemakmuran Masjid (BKM), serta 12 operator Sistem Informasi Wakaf (Siwak).

Baca Juga :  13 Perwakilan BEM SI Aceh Rakerwil di STAIN Meulaboh

Ikhwan menjelaskan, pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi nazhir agar mampu mengelola dan memberdayakan harta benda wakaf secara produktif, profesional, dan akuntabel.

“Wakaf memiliki nilai spiritual dan manfaat ekonomi yang besar bila dikelola dengan baik. Namun, banyak aset wakaf, khususnya tanah wakaf, belum dimanfaatkan optimal,” ujarnya.

Ikhwan mengungkapkan, di Aceh Barat sendiri, masih banyak tanah wakaf yang belum terkelola maksimal, sementara kebutuhan masyarakat akan fasilitas sosial dan pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf terus meningkat. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan dan keterampilan nazir menjadi langkah strategis yang harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

“Harapannya, ke depan pengelolaan wakaf di Aceh Barat dapat lebih bermanfaat bagi umat dan mendukung pembangunan sosial keagamaan di daerah,” ujarnya.

Adapun pemateri pada pembinaan tersebut yaitu, Rahmawati Mukhtar STh tentang Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Wakaf Produktif, dan Ketua Baitul Mal Aceh Barat, Drs Sofyan Yusuf tentang Peran Pemerintah Daerah/Baitul Mal dalam Peningkatan Kompetensi Nazhir Wakaf.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pendaftaran Pendidikan Kader Ulama 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
MD KAHMI Nagan Raya Dilantik, Alumni HMI Didorong Beri Kontribusi untuk Daerah
Warga Keluhkan Status Desil Naik, Pemkab Aceh Jaya dan BPS Turun Langsung ke Gampong
KAHMI Aceh Jaya Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim, Pererat Silaturahmi di HUT ke-60
HUT ke-4, Habakini.com Hadirkan Sunat Gratis untuk Anak Yatim Aceh Jaya
Puluhan Guru dan Siswa di Aceh Jaya Ikut Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Syariat Islam
Kembali Terpilih sebagai Keuchik, Adianto Ajak Warga Bersatu Bangun Lueng Gayo
Patroli Uro Rabu Habeh, Satpol PP dan WH Aceh Jaya Ciduk 15 Pasangan Berduaan di Tempat Sepi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Pendaftaran Pendidikan Kader Ulama 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Rabu, 30 September 2026 - 23:00 WIB

MD KAHMI Nagan Raya Dilantik, Alumni HMI Didorong Beri Kontribusi untuk Daerah

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

KAHMI Aceh Jaya Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim, Pererat Silaturahmi di HUT ke-60

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

HUT ke-4, Habakini.com Hadirkan Sunat Gratis untuk Anak Yatim Aceh Jaya

Selasa, 1 September 2026 - 20:27 WIB

Puluhan Guru dan Siswa di Aceh Jaya Ikut Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Syariat Islam

Berita Terbaru