Pemkab Aceh Jaya Bahas Pembangunan Pemukiman Nelayan dengan Wamen PKP

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TagAceh – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bersama Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z, melakukan pertemuan strategis dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, guna membahas rencana pembangunan pemukiman nelayan di Gampong Mata Ie, Kabupaten Aceh Jaya di Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Anggota DPR RI Komisi IV, Rokhmin Dahuri, dan turut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Aceh Jaya, Masri, serta Abdul Rozak selaku konsultan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.

Diskusi difokuskan pada upaya menghadirkan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

Baca Juga :  Generasi Raja Teunom Impikan Replika Keraton dan Kapal Nissero

Hal ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas hidup nelayan di wilayah Aceh Jaya.

Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z, menyambut baik dukungan dari pemerintah pusat terhadap rencana tersebut.

Ia menegaskan bahwa DPRK siap mengawal dan mendukung penuh program pembangunan permukiman nelayan agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sinergi antara legislatif daerah, eksekutif, dan pemerintah pusat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan di Aceh Jaya,” ujarnya. Rabu (1/4/2026)

Sementara itu, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Jaya Gandeng Telkomsel Hadirkan Antena Penangkap Sinyal di Gunong Meunasah 

Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat pesisir serta memperkuat pembangunan kawasan yang berkelanjutan.

Rencana pembangunan permukiman nelayan di Aceh Jaya dinilai strategis mengingat wilayah tersebut berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan berada di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 572.

Dengan potensi tersebut, pembangunan kawasan hunian yang layak diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan nelayan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir yang lebih maju dan produktif di Kabupaten Aceh Jaya. (ADV)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tingkatkan Pengawasan Qanun Syari’at Islam Melalui Patroli Persuasif
Pilchiksung Aceh Jaya 2026: 239 Calon Keuchik Resmi Ditetapkan di 98 Gampong
STAIN Meulaboh Borong Medali SeIBa International Festival 2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Jaya Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
168 Keuchik Aceh Jaya Ditegur karena Lambat Ajukan ADG Tahap III
Bupati Aceh Jaya Tekankan Penguatan Akhlak Generasi Muda dalam Pembangunan Aceh
Bupati Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak Dihari Pertama Sekolah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:18 WIB

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tingkatkan Pengawasan Qanun Syari’at Islam Melalui Patroli Persuasif

Senin, 13 Juli 2026 - 10:55 WIB

Pilchiksung Aceh Jaya 2026: 239 Calon Keuchik Resmi Ditetapkan di 98 Gampong

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

STAIN Meulaboh Borong Medali SeIBa International Festival 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:28 WIB

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:16 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Jaya Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada

Berita Terbaru

Pendidikan

Ketua STAIN Meulaboh Kunjungi Jabatan Mufti Negeri Terengganu

Rabu, 22 Jul 2026 - 13:42 WIB