Anggota DPR-RI Kecam Aksi Bobby Razia Kendaraan Plat BL di Langkat

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Anggota DPR RI Dapil Aceh, Nasir Djamil mengecam tindakan Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution yang menghentikan dan merazia mobil truk pelat Aceh (BL) di kawasan Kabupaten Langkat beberapa waktu lalu.

Nasir menilai, jika tindakan Bobby berpotensi mengganggu keamanan serta merusak keharmonisan antarwilayah di Indonesia.

“Cabut kebijakan itu segera, sebab kebijakan itu adalah produk yang mengingkari keharmonisan antardaerah. Tanya sama Bobby, STNK bermotor itu produk nasional atau daerah? Tanyakan ke Bobby, apa dia masih mengakui bendera merah putih sebagai bendera Indonesia?,” ujar Nasir Djamil dalam keterangannya, Senin (29/9/2025).

Kata Nasir, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah produk nasional yang didelegasikan kepada instansi berwenang di daerah. Karena bersifat nasional, kendaraan dengan pelat nomor dari provinsi mana pun memiliki hak yang sama untuk melintas di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry Sosialisasi Psikologi Keluarga di Gampong Rumpet

“Ini kebijakan kontra harmoni yang dilakukan oleh seorang gubernur,” tegasnya.

Nasir Djamil mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan, baik di Sumatera Utara maupun di provinsi lain, pada hakikatnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang bersumber dari uang rakyat.

“Semua ruas jalan di Indonesia ada uang rakyat di dalamnya. Karena itu, Komisi III mendesak Kapolda Sumut dan jajarannya menindak tegas pihak yang mengganggu ketertiban umum dan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua KONI Aceh Jaya Ucapkan Selamat untuk Pon Yahya 

Anggota Komisi III DPR RI bahkan meminta aparat kepolisian untuk bersikap tegas apabila Gubernur Sumut tetap mempertahankan kebijakan yang dinilai diskriminatif tersebut. Nasir menegaskan bahwa Bobby dapat diamankan dan diproses hukum jika kebijakan itu terus dijalankan.

“Gubernur itu harus melihat masalah secara jernih dan komprehensif, bukan parsial. Kalau ada yang salah dari pengangkutan, ada pihak berwenang yang menindak. Bukan malah membuat kebijakan yang membenturkan warga antardaerah,” ujarnya.

Berita Terkait

Bupati Aceh Jaya Konsolidasikan Arah Pembangunan di Rakornas
Imam Masjid Baitul Izzah dan Kadis Pendidikan Dayah Aceh Jaya Hadiri WZWF di Malaysia 
Gubernur Aceh Tolak Pemotongan Dana Transfer ke Daerah
Pemerintah Luncurkan Program Magang 6 Bulan untuk Lulusan Baru
Audiensi ke DPR RI, Safwandi Bersama Ketua DPRK Minta Dukungan Investasi
Sri Mulyani Bantah Sebut Guru Beban Negara
Buku Karya Ketua STAIN Meulaboh Disosialisasikan ke Brunei
Ketua STAIN Meulaboh Hadiri Konferensi Internasional Mazhab Syafi’i di Brunei Darussalam

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:36 WIB

Bupati Aceh Jaya Konsolidasikan Arah Pembangunan di Rakornas

Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:31 WIB

Imam Masjid Baitul Izzah dan Kadis Pendidikan Dayah Aceh Jaya Hadiri WZWF di Malaysia 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 23:44 WIB

Gubernur Aceh Tolak Pemotongan Dana Transfer ke Daerah

Senin, 29 September 2025 - 22:19 WIB

Pemerintah Luncurkan Program Magang 6 Bulan untuk Lulusan Baru

Senin, 29 September 2025 - 15:36 WIB

Anggota DPR-RI Kecam Aksi Bobby Razia Kendaraan Plat BL di Langkat

Berita Terbaru

Pemkab Aceh Jaya

Bupati Antar Tugas 5 Kepala Dinas yang Baru Dilantik

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:40 WIB

Pemkab Aceh Jaya

Pemkab Aceh Jaya Launching Penggunaan IBC dalam Pengelolaan Dana Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:52 WIB

Pemkab Aceh Jaya

Pemkab Aceh Jaya dan RSU Cempaka Lima Banda Aceh Teken Kerjasama

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:49 WIB

Pemkab Aceh Jaya

Buka Konferesi PGRI, Ini Harapan Bupati Aceh Jaya 

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:12 WIB