TAGACEH – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh menggelar nonton bareng (nobar) bersama para pelajar di Ma’had Asy-Syaksiah Tahfidz Sains (MATSA), Penang, Malaysia, Jum’at, 15 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut digelar di Aula asrama putra Ma’had ini bertujuan untuk mengenalkan kekayaan budaya Aceh sekaligus mempromosikan kampus STAIN Meulaboh kepada pelajar di Malaysia.
Pemutaran video menampilkan ragam seni dan budaya Aceh, termasuk tarian tradisional, pakaian adat, serta cuplikan kegiatan akademik dan fasilitas di kampus STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat.
Salah satu guru Ma’had Asy Syaksiah tahfidz sains (MATSA) Hawa menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang promosi budaya dan kampus, tapi juga mempererat hubungan emosional dan edukatif antara Aceh dan pelajar kita di Malaysia.
” Kami melihat Pelajar sangat antusias. dan Mereka tidak hanya menonton, tapi juga belajar tentang Aceh yang mungkin belum mereka kenal secara langsung sebelumnya,” ujarnya.
Busyra Damia, pelajar MATSA mengaku sangat tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang budaya dan kesenian tradisional di Aceh
Sementara itu, perwakilan mahasiswa PPL dan KPM STAIN Meulaboh, Zulpina, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari diplomasi budaya dan pendidikan.
Program ini merupakan langkah strategis mahasiswa STAIN Meulaboh dalam menjalin komunikasi lintas negara, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelestarian budaya.
“Kami ingin memperkenalkan Aceh kepada pelajar di MATSA, serta membuka wawasan pelajar di luar negeri bahwa STAIN Meulaboh adalah kampus yang bisa dijadikan sebagai pilihan untuk studi lanjutan,” tuturnya.
Penulis : Redaksi









