TAGACEH – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh semakin mantap dalam langkah menuju perubahan status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN), setelah mendapat dukungan penuh dari Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM pada pertemuan minggu lalu.
Pada hari ini, Rabu 16 April 2025, Ketua STAIN Meulaboh dan Kepala Bagian AUAK, Kadri, S.Hi, MM yang turut didampingi lagi oleh Bupati Aceh Barat melakukan koordinasi lanjutan dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag terkait perubahan bentuk dan peningkatan sarana dan prasarana kampus tersebut, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.
Pada kunjungan itu, Dr. Syamsuar, M.Ag mengharapkan dukungan penuh dari Prof. Dr. M. Arskal Salim untuk percepatan perubahan bentuk kampus STAIN Meulaboh menjadi IAIN serta peningkatan sarana dan prasarana penunjang akademik, yaitu pembangunan Gedung Perpustakaan dan Pagar Lingkar Kampus, yang menjadi prasyarat penting dalam proses transformasi yang sedang diupayakan oleh kampus ini.
Syamsuar juga menyampaikan bahwa kampus telah mempersiapkan berbagai dokumen dan langkah teknis yang dibutuhkan, termasuk pemetaan kebutuhan infrastruktur dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek, baik administratif maupun fisik, sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk perubahan bentuk menjadi IAIN. Karena itu, kami datang langsung untuk berkonsultasi dan mendapatkan arahan dari pihak Kementerian,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Bupati Aceh Barat, Tarmizi juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sangat memberikan dukungan penuh kepada STAIN Meulaboh untuk berubah status menjadi IAIN dan akan menghibahkan lahan untuk peningkatan status menjadi IAIN sekaligus UIN Teungku Dirundeng Meulaboh.
Koordinasi ini menjadi langkah strategis STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam memastikan bahwa perubahan bentuk lembaga dapat berjalan sesuai regulasi dan berdampak positif bagi pengembangan Pendidikan Tinggi Keagamaan di wilayah Barat Selatan Aceh.[]
Penulis : Redaksi









