10 Tahun Hari Santri, HMI Meulaboh : Stop Kekerasan Terhadap Santri

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAG ACEH – Setiap tanggal 22 Oktober bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Tahun ini peringatan hari santri sudah memasuki tahun ke-10. Kementrian Agama RI merilis tema “Menyambung Juang Merangkul Masa Depan”. Tema ini mengangkat makna yang mendalam dan relevan dengan konteks saat ini.

Bendahara Umum HMI Cabang Meulaboh, Fivi Sundari berharap peringatan hari santri yang diselenggarakan setiap tahunnya jangan bersifat ceremonial, tetapi harus bermanfaat langsung bagi santri, tenaga pengajar dan pesantren khususnya.

“Peringatan hari santri harus diisi dengan kegiatan yang memiliki semangat produktif dan tentunya konstruktif, apalagi kekerasan pada anak di ruang lingkup pesantren masih sering kita temui. Sehingga tenaga pengajar harus dibekali dengan metode-metode pendisiplinan yang mendidik, bukan malah menciptakan justfikasi kesalahan terhadap santri yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang serta ketidakpastian hukum”. Ujar Fivi Bendahara umum HMI Cabang Meulaboh.

Baca Juga :  Desi Maulidar Dikukuhkan Jadi Ketua TP PKK, Pembina Posyandu dan Dekranasda Aceh Jaya 

Fivi mengatakan praktik kekerasan dilembaga pendidikan agamapun masih langgeng lantaran mendidik salah menafsirkan teks agama, sehingga Islam dianggap permisif dengan tindakan kekerasan terhadap santri dengan tujuan menanamkan kedisiplinan.

Baca Juga :  The Aceh Institute dan FKPAI Aceh Kampanyekan Kawasan Tanpa Rokok

Ketua Umum HMI Cabang Meulaboh, Aris Munandar juga berharap Dinas Pendidikan Aceh Barat harus gencar melakukan sosialisasi tentang stop kekerasan pada anak, pesantren ramah anak, pendampingan hukum terhadap anak dan pola asuh yang mengedepankan kode etik konseling.

“Kita sangat berharap Dinas Pendidikan Dayah Aceh Barat dan dinas perlindungan anak Aceh Barat serta elemen terkait dapat memperkuat sosialisasi tersebut di tiap-tiap Dayah yang ada di Aceh Barat.” tutupnya.

Berita Terkait

Warga Keluhkan Status Desil Naik, Pemkab Aceh Jaya dan BPS Turun Langsung ke Gampong
KAHMI Aceh Jaya Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim, Pererat Silaturahmi di HUT ke-60
HUT ke-4, Habakini.com Hadirkan Sunat Gratis untuk Anak Yatim Aceh Jaya
Puluhan Guru dan Siswa di Aceh Jaya Ikut Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Syariat Islam
Kembali Terpilih sebagai Keuchik, Adianto Ajak Warga Bersatu Bangun Lueng Gayo
Patroli Uro Rabu Habeh, Satpol PP dan WH Aceh Jaya Ciduk 15 Pasangan Berduaan di Tempat Sepi
Abdul Hadi Temui Rektor UTU, Bahas Penguatan Tri Dharma dan Pengembangan AMI
MPU Aceh Jaya Sosialisasikan Tiga Fatwa untuk Perkuat Pemahaman Hukum Islam di Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:41 WIB

Warga Keluhkan Status Desil Naik, Pemkab Aceh Jaya dan BPS Turun Langsung ke Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

KAHMI Aceh Jaya Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim, Pererat Silaturahmi di HUT ke-60

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

HUT ke-4, Habakini.com Hadirkan Sunat Gratis untuk Anak Yatim Aceh Jaya

Selasa, 1 September 2026 - 20:27 WIB

Puluhan Guru dan Siswa di Aceh Jaya Ikut Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Syariat Islam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Kembali Terpilih sebagai Keuchik, Adianto Ajak Warga Bersatu Bangun Lueng Gayo

Berita Terbaru

Pemkab Aceh Jaya

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Jaya Susun Standar Kurikulum Dayah

Rabu, 2 Sep 2026 - 18:28 WIB