Kerajinan Tradisional Cinkhui Aceh Jaya Ditetapkan Sebagai WBTb Indonesia

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Jendral Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melaksanakan sidang WBTb di Hotel Sutasoma Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Foto (Dok. Kominsa)

i

Direktorat Jendral Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melaksanakan sidang WBTb di Hotel Sutasoma Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Foto (Dok. Kominsa)

TAGACEH – Kerajinan tradisional Cinkhui dari Kabupaten Aceh Jaya resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2025.

Penetapan ini dilakukan dalam Sidang Penetapan WBTb Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), pada 5–11 Oktober 2025 di Hotel Sutasoma Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Sidang tahunan tingkat nasional tersebut menghadirkan para ahli warisan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Kabupaten Aceh Jaya menjadi salah satu daerah yang berhasil meloloskan karya budayanya melalui seleksi ketat di tingkat provinsi dan nasional hingga akhirnya ditetapkan secara resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Baca Juga :  dr. M. Isra Ikhwana Pimpin IDI Cabang Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P., mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan tersebut. Ia menyebut, penetapan Cinkhui menambah daftar warisan budaya asal Aceh Jaya yang telah diakui secara nasional, setelah sebelumnya tradisi Dike Pam Panga dan Seumeuleung Raja Daya juga mendapatkan pengakuan serupa.

“Dengan rasa syukur yang mendalam, kita bangga atas penetapan Kerajinan Cinkhui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2025. Ini menjadi bukti bahwa Aceh Jaya memiliki kekayaan budaya yang bernilai tinggi dan patut dilestarikan,” ujar Safwandi, Sabtu (11/10/2025), saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Bawaslu Aceh Jaya Awasi Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pihak yang telah berjuang mengangkat dan melestarikan kekayaan budaya daerah.

“Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah berupaya hingga Cinkhui dapat menembus penetapan tingkat nasional. Keberhasilan ini adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Aceh Jaya,” pungkasnya. (ADV)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tingkatkan Pengawasan Qanun Syari’at Islam Melalui Patroli Persuasif
Pilchiksung Aceh Jaya 2026: 239 Calon Keuchik Resmi Ditetapkan di 98 Gampong
STAIN Meulaboh Borong Medali SeIBa International Festival 2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Jaya Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
168 Keuchik Aceh Jaya Ditegur karena Lambat Ajukan ADG Tahap III
Bupati Aceh Jaya Tekankan Penguatan Akhlak Generasi Muda dalam Pembangunan Aceh
Bupati Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak Dihari Pertama Sekolah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:18 WIB

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tingkatkan Pengawasan Qanun Syari’at Islam Melalui Patroli Persuasif

Senin, 13 Juli 2026 - 10:55 WIB

Pilchiksung Aceh Jaya 2026: 239 Calon Keuchik Resmi Ditetapkan di 98 Gampong

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

STAIN Meulaboh Borong Medali SeIBa International Festival 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:28 WIB

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:16 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Jaya Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada

Berita Terbaru

Pendidikan

Ketua STAIN Meulaboh Kunjungi Jabatan Mufti Negeri Terengganu

Rabu, 22 Jul 2026 - 13:42 WIB