Aceh Jaya Kembali Fungsikan Keujron Meah

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGACEH – Majelis Adat Aceh (MAA) Provinsi bersama Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Jaya akan kembali mendorong berfungsinya Keujron Meah, salah satu warisan eundatu Aceh dalam mengelola dan memanfaatkan potensi sumberdaya logam mulia di bumi Meurehom Daya.

Pernyataan tersebut disampaikan pada pertemuan Majelis Adat Aceh (MAA) provinsi yang dipimpin Wakil Ketua Pemangku Adat MAA Drs. H. Saidan Nafi, SH, M.Hum, Anggota Majelis Adat Aceh Fauzi Umar, Kabid Umum MAA Aceh Bahrul Fikri, S.STP, MM dan staf Millatul Islami bersama Kepala Sekretariat MAA Kabupaten Aceh Jaya Saiful Mulyadi, pertemuan juga dihadiri Pemangku Adat, Majelis Pengurus beserta staf diruang kerja Kepala Sekretariat MAA Kabupaten Aceh Jaya. Senin (06/10/25).

Gagasan itu sebagai bagian dari implementasi keistimewaan Aceh bidang adat-istiadat dan pelaksanaan amanah Undang-Undang No. 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Lantik Safwandi dan Muslem D sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya

Selain mendorong berfungsinya kembali Keujron Meah, MAA Aceh Jaya juga akan mendorong berfungsinya kembali tatanan adat-istiadat lainnya sebagai warisan endatu Aceh seperti Panglima Uten, Panglima Laot dan Keujron Blang.

Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bersama DPRK Aceh Jaya mendukung penuh langkah-langkah dan kebijakan Majelis Adat Aceh dalam melestarikan adat-istiadat dan budaya Aceh sebagai kearifan lokal mengantisipasi kemajuan perubahan dan kemajuan zaman.

MAA Aceh Jaya bekerjasama dengan Bappeda Aceh Jaya juga telah menginisiasi implementasi inovasi berbasis teknologi digital dalam bentuk data base dalam upaya memberikan pelayanan tercepat kepada masyarakat terutama terkait Pelaksanaan Peradilan Adat dan perkembangan secara real time.

Baca Juga :  Bupati Aceh Jaya Tinjau Titik Rawan Banjir

Dari 172 desa di Kabupaten Aceh Jaya baru 7 desa yang telah mengimplementasikan Peradilan Adat. Kedepan MAA Aceh Jaya akan mendorong penggunaan dana desa untuk mendukung pelaksanaan Peradilan Adat. Pada saat sedanng disiapkan Qanun Aceh Jaya untuk menjadi payung hukum pelaksanaan Peradilan Adat tersebut dengan dukungan dana Gampong.

MAA Aceh Jaya mengharapkan dukungan penuh MAA Aceh untuk implementasi Qanun No. 9 tahun 2008 tentang Pembinaan Lembaga Adat Aceh dan mengharapkan dukungan program-program dan pilot project untuk diarahkan pelaksanaan ke Aceh Jaya.

Dalam waktu dekat MAA Aceh bersama MAA Aceh Jaya akan beraudiensi dengan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya serta pihak DPRK Kabupaten Aceh Jaya.

Sumber Berita: aceh.prov.go.id

Berita Terkait

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tingkatkan Pengawasan Qanun Syari’at Islam Melalui Patroli Persuasif
Pilchiksung Aceh Jaya 2026: 239 Calon Keuchik Resmi Ditetapkan di 98 Gampong
STAIN Meulaboh Borong Medali SeIBa International Festival 2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Jaya Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
168 Keuchik Aceh Jaya Ditegur karena Lambat Ajukan ADG Tahap III
Bupati Aceh Jaya Tekankan Penguatan Akhlak Generasi Muda dalam Pembangunan Aceh
Bupati Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak Dihari Pertama Sekolah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:18 WIB

Satpol PP dan WH Aceh Jaya Tingkatkan Pengawasan Qanun Syari’at Islam Melalui Patroli Persuasif

Senin, 13 Juli 2026 - 10:55 WIB

Pilchiksung Aceh Jaya 2026: 239 Calon Keuchik Resmi Ditetapkan di 98 Gampong

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

STAIN Meulaboh Borong Medali SeIBa International Festival 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:28 WIB

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:16 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Jaya Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada

Berita Terbaru

Pendidikan

Ketua STAIN Meulaboh Kunjungi Jabatan Mufti Negeri Terengganu

Rabu, 22 Jul 2026 - 13:42 WIB